Satu Istri Dua Suami, Diduga Jadi Motif Pembacokan di Lemo
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
- visibility 8
- print Cetak

Foto: Korban pembacokan saat mendapatkan perawatan di Puskesmas Lemo (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Satu istri dua suami diduga jadi pemicu pembacokan di desa Lemo, kecamatan Bungku Utara, kabupaten Morowali Utara (Morut). Kamis malam sekitar pukul 19.30 wita.
Malam berdarah di kebun rica, yang jadi korban inisial YO adalah suami pertama perempuan berinisial Y, sementara pelaku inisial A adalah suami kedua Y.
Menurut keterangan Kepala desa Lemo Yolwin Lempe, pemerintah sudah tegas dengan hal tersebut sebelumnya dengan mengeluarkan pasangan suami istri ini dari warga desa Lemo, namun saat ini masih berada di desa Lemo.
Perempuan berinisial Y ini disebut dalam berumah tangga tetap bersama dengan suami pertama YO, dan sudah memiliki 3 orang anak. Tetapi jika bosan maka beralih ke suami kedua inisial A, dan pertemuan keduanya juga terkadang dilakukan diam-diam dan sudah menjadi perbincangan.
“Menurut informasi pelaku datangi korban, saat itu korban mau memetik rica sekitar jam 7.85 sekitar setengah 8 mungkin, langsung dia bacok, cuma mungkin tidak kena, karna ada beberapa kali di leher dan di kaki. Kasus ini sebelumnya sudah di mediasi pak tetapi terjadi lagi,”,ujar Kades Lemo
Sebelumnya korban pembacokan sempat ditangani di Puskesmas Wongkondaya Lemo namun ditindak lanjuti rujuk ke RSUD Luwuk.
Sampai dengan berita ini kami tayang, kabarnya pelaku melarikan diri usai membacok dan sedang diburu oleh aparat kepolisian.
- Penulis: Redaksi Beritamorut











Saat ini belum ada komentar