PT Sawit Jaya Abadi 2 Bergerak Cepat Bantu Padamkan Kebakaran di Desa Petiro
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 75
- print Cetak

Ket foto: Kebakaran di Petiro (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
POSO — PT Sawit Jaya Abadi 2 (SJA 2) bergerak cepat membantu penanganan kebakaran di Desa Petiro, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (30/8/2026).
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.30 WITA dan diduga bermula dari tumpukan sampah sebelum merambat ke area semak belukar.
Informasi kebakaran pertama kali diterima Community Development Officer (CDO) PT SJA 2, Gunawan Pandeirot, dari masyarakat Desa Petiro. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Tim Tanggap Keadaan Darurat (TKTD) PT SJA 2 melalui grup komunikasi perusahaan pada pukul 18.38 WITA.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat mengenai kebakaran, kami langsung menyampaikan laporan kepada tim agar dapat segera ditindaklanjuti. Kami tidak ingin api semakin meluas sehingga langkah cepat perlu dilakukan,” kata Gunawan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Administratur PT SJA 2 Erikson N Situmorang pada pukul 18.39 WITA memerintahkan satu unit pemadam perusahaan untuk bergerak menuju lokasi kebakaran.
Erikson mengatakan, pengerahan unit pemadam dilakukan sebagai respons atas laporan kondisi darurat di wilayah sekitar operasional perusahaan. “Setelah menerima laporan, kami langsung menginstruksikan satu unit pemadam untuk menuju lokasi. Ini merupakan langkah cepat yang kami lakukan untuk membantu penanganan kebakaran bersama masyarakat dan pihak terkait,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lokasi kebakaran berada sekitar 10 kilometer dari batas operasional PT SJA 2. Meski berada di luar wilayah operasional, perusahaan tetap merespons laporan masyarakat karena kondisi kebakaran membutuhkan penanganan segera. Sebanyak 6 personil karyawan PT.SJA2 diturunkan untuk memadamkan api.
“Walaupun lokasi kejadian berada di luar batas operasional perusahaan, kami tetap berupaya membantu karena ini menyangkut kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat. Kami ingin memastikan bantuan dapat segera diberikan sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” katanya.
Penanganan kebakaran turut melibatkan pemerintah Desa Petiro, pihak Polsek, dan Babinsa Desa Petiro. Erikson menekankan pentingnya koordinasi antarpihak dalam menghadapi kejadian kebakaran.
“Dalam kondisi seperti ini, koordinasi menjadi sangat penting. Semua pihak perlu bergerak bersama agar kebakaran dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi lebih luas,” ujarnya.
Gunawan juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran.
“Informasi dari masyarakat sangat membantu kami untuk mengetahui kondisi di lapangan secara cepat. Setelah laporan diterima, kami langsung berkoordinasi dengan tim agar bantuan dapat segera diarahkan ke lokasi,” katanya.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar