Proyek MPP Termahal di Sulteng yang Habiskan APBD Morut 14 Miliar
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Rabu, 3 Des 2025
- visibility 18
- print Cetak

Ket: Gedung MPP Morut (Sumber: Ciprianus Pongkaso)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Proyek Mall Pelayanan Publik (MPP) di Morowali Utara (Morut) adalah proyek dengan nilai paling besar dari MPP di sejumlah kabupaten lain di Sulteng.
MPP Morut telah menyedot anggaran tahun 2024 sebanyak 9,3 Miliar, pada tahun 2025 senilai 4,7 Miliar. Dalam 2 tahun anggaran total sudah 14 Miliar habis, namun belum juga diresmikan. Bahkan meleset jauh dari rencana peresmian tanggal 23 Oktober 2025 saat HUT ke-11 kabupaten Morut.
Imigrasi Kabupaten Banggai yang semula menjadwalkan berkantor di MPP kabarnya ditarik kembali karna kantor belum siap.
Bila dibandingkan dengan kabupaten Banggai yang mengalokasikan 8 Miliar, dan kabupaten Buol yang hanya mengalokasikan 1,3 Miliar. Namun kabupaten lain sudah berjalan maksimal sementara Morut belum juga diresmikan.
Hingga Selasa, 2 Desember 2025 belum ada tanda-tanda rencana peresmian kantor MPP Morut. Kinerja Kadis PTSP dinilai tidak komitmen.
Berulang kali dikonfirmasi, Kadis PTSP tidak bisa dihubungi sebab memblokir nomor kontak.
Ketidaksiapan MPP Morut bukan hanya soal bangunan yang belum diresmikan tetapi telah berdampak pada hilangnya kepercayaan instansi lain yang seharusnya menjadi bagian dari pelayanan terpadu. Penarikan rencana kantor Imigrasi menjadi sinyal keras bahwa ada persoalan serius dalam manajemen proyek ini.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar