Politisi Warda Dg Mamala Dimata Kaum Perempuan
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
- visibility 19
- print Cetak

Foto: Warda Dg Mamala (ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Perempuan akan selalu dibawah laki-laki kalau yang diurusi hanya baju dan kecantikan’” (Soe Hok Gie)
Pernyataan Soe Hok Gie ini menegaskan bahwa di era modern saat ini, tugas dan tanggung jawab seorang perempuan bukan hanya pelengkap rumah tangga. Namun harus bisa membicarakan arah kemajuan bangsa, sistem atau regulasi yang berlaku pada suatu bangsa, dan memutuskan kebijakan bersama dalam masyarakat. Menjadi penggerak pembangunan.
Di kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran ada 5 menteri perempuan diantaranya, Sri Mulyani sebagai menteri Keuangan. Meutya Viada Hafid menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai Menkominfo. Rini Widyantini diangkat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Arifatul Choiri Fauzi ditunjuk sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Widiyanti Putri sebagai Menteri Pariwisata. Selain 5 menteri perempuan, ada 9 wakil menteri perempuan di era kepemimpinan presiden Prabowo.
Tokoh perempuan diatas memberikan angin segar bagi peran perempuan Indonesia saat ini. Dalam politik, peran perempuan lebih dari sekedar syarat keterwakilan suara kaum perempuan.
Di kabupaten Morowali Utara sosok Ketua DPRD Morut Warda Dg Mamala, SE dinilai sebagai representasi perjuangan perempuan masa kini.
Salah satu warga Kampung Bugis Siti Ramadhan Siame menilai Warda Dg Mamala sebagai tokoh politik yang rendah hati dan peduli.
“Haji Warda itu orangnya sangat baik, loyal dengan anak buahnya bahkan orang lain pun beliau sangat peduli, tidak membedakan latar belakang orang yang datang bertemu dengan beliau, di rumahnya selalu ada warga yang datang meminta bantuan untuk kegiatan atau pun pembangunan rumah ibadah, dia membantu tidak tanggung tanggung dan selalu ramah. Perempuan yang luar biasa dan is the best, “kata Siti kepada media ini (19/1)
Saat ini Warda Dg Mamala untuk yang ke 4 periode menjadi legislator sejak DPRD Morowali sampai pemekaran menjadi kabupaten Morowali Utara. Perempuan yang juga membangun usaha di sektor pertambangan dan jasa perhotelan ini menjadi tempat menaruh harapan ribuan suara perjuangan perempuan di Morowali Utara.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar