Polemik Kantin di Kantor Bupati Morut Berujung Penyegelan
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
- visibility 35
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA – Polemik penggunaan kantin di lingkungan Kantor Bupati Morowali Utara (Morut) yang sebelumnya memanas, membuat kantin disegel. Pada Kamis pagi (23/7/2026), sebuah papan bertuliskan “Dilarang Berjualan di Sini, Bangunan Ini Akan Digusur” terpasang di pintu masuk kantin, memicu perhatian para pegawai maupun masyarakat yang berada di kawasan perkantoran tersebut.
Pemasangan papan tersebut diduga menjadi buntut dari persoalan yang belakangan mencuat terkait saling klaim mengenai pihak yang berhak mengelola dan berjualan di lokasi kantin.
Sejumlah sumber menyebutkan, persoalan ini tidak lagi sebatas sengketa pengelolaan tempat usaha, namun telah menyeret nama sejumlah pihak, termasuk Komisaris Utama Perusda Morowali Utara, Buang Sembang.
Selain itu, nama Bupati Morowali Utara serta Perusahaan Daerah (Perusda) juga ikut disebut-sebut dalam polemik yang berkembang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi mengenai siapa yang memasang papan tersebut maupun dasar kebijakan yang menyatakan bangunan kantin akan digusur.
Belum diketahui pula apakah keputusan tersebut merupakan kebijakan resmi pemerintah daerah atau merupakan tindakan dari pihak tertentu yang berkaitan dengan sengketa pengelolaan kantin.
Redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Perusda Morut, serta Komisaris Utama Perusda Buang Sembang, untuk memperoleh penjelasan dan klarifikasi mengenai polemik tersebut.
Perkembangan persoalan ini akan terus dipantau mengingat kantin tersebut berada di kawasan perkantoran pemerintah dan menjadi fasilitas yang selama ini dimanfaatkan oleh pegawai maupun masyarakat yang beraktivitas di lingkungan Kantor Bupati Morowali Utara.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar