Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » “Panaskan” Pilkades Onepute 2026, Syarifudin Penantang Petahana Suhardin

“Panaskan” Pilkades Onepute 2026, Syarifudin Penantang Petahana Suhardin

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
  • visibility 14
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Morowali Utara — Suhu politik di Desa Onepute, Kecamatan Petasia Barat, mulai memanas jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026. Desa yang terletak di bantaran Sungai Laa ini biasanya ramai oleh aktivitas nelayan dan suara mesin katinting, namun kini riuhnya mulai terasa di arena politik tingkat desa.

Nama Syarifudin Mbeo, atau akrab disapa Fudin, mulai mencuat ke permukaan. Sosok muda ini dikenal sebagai Ketua Karang Taruna Onepute dan pernah menduduki sejumlah posisi penting di lingkup sosial masyarakat. Ia kini menyiapkan diri sebagai penantang petahana, Suhardin Sakaria, dalam Pilkades mendatang.

Meski kesehariannya dikenal sebagai penjual ikan, Fudin dianggap sebagai representasi nyata dari warga Onepute — sederhana, pekerja keras, dan memahami denyut kehidupan nelayan yang menjadi mayoritas mata pencaharian di desa tersebut.

Dengan semangat membawa perubahan, Fudin menegaskan tekadnya untuk mengembangkan potensi generasi muda, terutama di bidang olahraga dan kewirausahaan nelayan. Dukungan dari keluarga besarnya di Onepute turut menjadi kekuatan tersendiri bagi langkah politiknya.

“Desa ini punya banyak potensi, dari nelayan yang 90% jadi mata pencaharian, sampai anak mudanya. Saya ingin semuanya tumbuh bersama,” ujar Fudin dengan penuh keyakinan.

Sementara itu, Suhardin Sakaria, Kepala Desa Onepute yang saat ini masih menjabat, belum secara tegas menyatakan apakah akan kembali maju atau tidak. Ia mengaku masih menunggu restu keluarga, terutama sang istri. Namun rasanya mustahil seorang Kades petahana tidak maju.

“Saya saat ini tergantung dari istri dan keluarga besar. Sebab sempat istri saya sampaikan untuk tidak usah lagi maju. Saya tergantung masyarakat juga, Pak,” ungkap Suhardin saat diwawancarai media ini, Sabtu (18/10).

Untuk sementara, baru dua nama itu yang muncul ke permukaan. Namun, dinamika politik desa kerap penuh kejutan. Bukan tidak mungkin akan muncul figur lain yang ikut meramaikan pertarungan.

Yang pasti, aroma persaingan mulai terasa — dan “mesin katinting” politik di Onepute telah resmi dinyalakan.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less