Makam Raja Marunduh Sepi di Hari Pahlawan
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Senin, 10 Nov 2025
- visibility 34
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Di Desa Sampalowo, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara, makam Raja Marunduh berdiri sunyi di tengah bangunan keliling. Tak ada langkah kaki yang datang berziarah. Tak ada taburan bunga. Tak ada upacara penghormatan. Hanya angin pagi yang pelan berhembus, seolah menyapa sunyi yang panjang itu.
Makam ini baru saja di tata lebih indah, warnanya cerah, namun perjuangannya seolah kabur ditengah pemerintahan saat ini.
Hari ini, Senin, 10 November 2025.Bangsa ini memperingati Hari Pahlawan Nasional. Namun di tanah Mori, makam sosok yang pernah berjuang melawan penjajahan itu seakan terlupakan.
Raja Marunduh, dalam catatan sejarah, dikenal sebagai pahlawan dari Tanah Mori. Ia berjuang mempertahankan kehormatan dan martabat rakyatnya dari cengkeraman penjajah. Tetapi di tanah yang pernah ia bela, nama besarnya kini hanya tinggal cerita yang perlahan memudar dari ingatan generasi.
Sunyi di makam Raja Marunduh hari ini bukan sekadar kesepian sebuah tempat, tetapi simbol betapa sering kita lupa menghormati jasa mereka yang telah memberikan segalanya untuk tanah ini.
Mungkin, hanya Tanah Mori yang masih setia menyimpan jejak langkahnya, menunggu suatu hari, ketika rakyatnya kembali datang, bukan sekadar menabur bunga, tapi menumbuhkan kembali ingatan tentang siapa yang pernah berjuang untuk mereka.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar