Ini Profil Sabda Juni Mauru
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
- visibility 17
- print Cetak

Ket: Sabda Juni Mauru (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Di dunia Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Morowali Utara, nama Sabda Juni Mauru bukanlah sosok yang baru.
Sabda Juni Mauru merupakan putra asli yang lahir dan besar di Desa Moleono, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara. Ia lahir pada 01 Juni 1991, sehingga pada tahun 2026 usianya genap 35 tahun.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Inpres Moleono, kemudian SMP di SMP Negeri 1 Petasia dan menamatkan SMK di SMK Negeri 1 Petasia pada tahun 2009. Pendidikannya berlanjut tahun 2009, dengan keterbatasan ekonomi orang tua dan semangat belajar yang tidak pernah padam membawanya berhasil meraih gelar Sarjana Komputer dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar pada tahun 2013.
Sebelum mengabdi didunia Pemberdayaan Masyarkat Desa, Sabda Juni Mauru sempat mengabdi sebagai Guru Honorer di SMP Negeri 1 Petasia di Tiu dan SMK Negeri 1 Petasia di Kolonodale pada tahun 2014 – 2015, kemudian selanjutnya mengabdikan diri didesa sebagai Perangkat Desa dari tahun 2015 – 2019 pada Kantor Desa Moleono.
Pada tahun 2019 Dunia Pemberdayaan Masyarakat Desa menjadi pilihannya untuk bekerja demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Melalui tes Pendamping Desa di Kementerian Desa Dengan seleksi yang sangat ketat, Sabda Juni Mauru berhasil Lulus dan ditetapkan sebagai Pendamping Desa dan mendampingi 10 Desa diKecamatan Petasia Barat mulai pada tahun 2019.
Perjalanan karirnya sebagai Pendamping Desa tidak hanya diPetasia Barat, Dia jg sempat mendampingi Desa Dikecamatan Mori Utara dan Mamosalato sampai pada Tahun 2025. Tidak berhenti disitu, pada Tahun 2025 dia kembali menekuni Dunia Pemberdayaan Desa melaui Kementerian Koperasi sebagai Pendamping Koperasi di Kecamatan Lembo dan Bungku Utara sampai sekarang.
Dengan latar belakang sebagai putra asli Desa Moleono yang tumbuh dari masyarakat dan pengalaman kerja di dunia Pendidikan, Perangkat Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sabda Juni Mauru menjadi salah satu figur Muda yang akan siap bertarung di perhelatan PILKADES Serentak Tahun 2026 Se Kabupaten Morowali Utara di Desa Moleono. Dia tidak datang dengan peta kosong, ia telah berjalan di lorong – lorong administrasi, duduk bersama warga dalam musyawarah , membaca aturan demi aturan tentang dana desa. Ia tau akar persoalan, sekaligus cara menanganinya. Desa bukan tempat coba – coba. Ia adalah rumah bersama. Dan rumah ini layak dipimpin oleh mereka yang paham pondasinya.
Dengan Slogan ” Mendengar Suara, Mewujudkan Harapan, Ia menunjukkan sosok yang tidak berjarak dengan masyarakat,mendengar setiap keluhan, saran dan kritik dari masyarakat serta mewujudkan setiap harapan yang tidak akan dibiarkan menjadi sekedar mimpi, tetapi akan diubah menjadi program kerja yang nyata dan dapat dirasakan seluruh masyarakatnya. Ia yakin dapat membawa Desa Moleono menjadi Desa yang Mandiri, Transparan dan Sejahtera melalui tata kelolah pemerintahan yang jujur dan pembangunan yang merata.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar