Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » H. Sonora, pencipta lagu Rohani dalam Kidung Jemaat, tutup usia.

H. Sonora, pencipta lagu Rohani dalam Kidung Jemaat, tutup usia.

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2021
  • visibility 4
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

POSO- Seorang tokoh masyarakat Sulawesi Tengah dari Tanah Poso yang banyak berjasa di bidang pendidikan dan seni khususnya pencipta lagu-lagu rohani, Hany Sonora wafat dalam usia 85 tahun di Kota Poso, Rabu (10/11).

Almarhum meninggal di kediamannya di Kelurahan Lombugia sekitar pukul 07.00 Wita karena usia lanjut.

“Atas nama Sinode GKST, saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya bapak H. Sonora. Keteladanan iman beliau menjadi warisan sangat berharga bagi sinode dan seluruh warga GKST,” ujar Pendeta Jetroson Rense, M.Th, Ketua Umum Sinode GKST yang dihubungi di Beteleme, Rabu, di sela kesibukannya melihat persiapan Sidang Sinode ke-47 GKST yang akan dibuka Gubernur Sulteng, Kamis (11/11) pagi.

Menurut Jet Rense, almarhum merupakan tokoh GKST yang banyak berkontribusi di bidang seni dan kebudayaan serta pendidikan.

“Ada dua lagu rohani ciptaan almarhum yang masuk buku nyanyian Kidung Jemaat, serta banyak lagi lagu rohani dalam bahasa Poso/Pamona,” ujarnya.

Kedua lagu rohani ciptaan almarhum adalag Kidung Jemaat Nomor 153 dan 371.

Konon, almarhum setiap tahun mendapat royalti dari Yayasan Musik Gereja (Yamuger) atas lagu-lagu ciptaannya yang dipakai dalam buku Kidung Jemaat.

Almarhum yang aktif dalam pelayanan gereja sejak usia 18 sampai 80 tahun itu meninggalkan empat orang anak laki-laki, sedang istri almarhum sudah lebih dahulu meninggal.

Saat konflik horizontal terjadi si Posonawal dekade 2000an, almarhum menjadi gembala gereja Oikumene. Almarhum juga menjadi salah seorang tokoh rekonsiliasi di antara pihak-pihak berkonflik saat itu.

Almarhum ini juga terkenal sebagai tokoh rekonsiliasi , pascakerusuhan Poso, ujar seorang putranya, Endo.

Menurut rencana, jenazah almarhum akan dikebumikan di Poso pada Jumat pagi. Sebelum dihentar ke pemakaman, jenazah akan disemayamkan di Gedung Gereja GKST Pniel Lombugia, Kota Poso. (DPB/RoMa)

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less