Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Forkopimda Morut Minta Kelompok yang Bentrok Hormati Bulan Ramadhan

Forkopimda Morut Minta Kelompok yang Bentrok Hormati Bulan Ramadhan

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 16
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT – Menyikapi beberapa persoalan agraria di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Morut meminta pihak-pihak yang berselisih terkait lahan sawit di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, untuk menahan diri dan menghormati bulan suci Ramadhan.

Hal ini disampaikan pada Rabu, 11 Februari 2026. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Forkopimda yang dihadiri Bupati Morowali Utara, Dr. Delis Julkarson Hehi, Kapolres Morut AKBP Reza Khomeini, S.I.K pihak Kejaksaan Negeri Morut, serta unsur TNI. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Morut Ir. Musda Guntur, MM dan Krispen Masu dalam keterangan yang disampaikan kepada publik.

Dalam pernyataannya, pemerintah daerah menegaskan bahwa upaya penyelesaian persoalan agraria di wilayah kerja PT ANA akan dilakukan melalui proses verifikasi setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Dalam rangka mengantisipasi dan mencari solusi dari persoalan agraria secara khusus yang berada di wilayah kerja PT. ANA, dari beberapa point yang kami bicarakan Pemerintah daerah selesai lebaran akan menurunkan tim untuk melakukan verifikasi. Dan tentunya di bulan suci ramadhan ini kami mengajak seluruh masyarakat, seluruh pihak untuk bisa menghormati bulan suci ramadhan, menjaga diri dan menahan diri masing-masing,” ujar Bupati Morut.

Sementara itu, Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K menegaskan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait peristiwa bentrokan yang terjadi kemarin.

“Kami sampaikan kepada warga masyarakat. Pasca bentrokan dua kelompok klemer kemarin, Polres Morut telah mengamankan beberapa alat yang digunakan terdiri dari busur dan Sajam. Kemudian untuk pelaku masih penyelidikan karna ada beberapa korban. Sebagai mitra Pemda Kami akan mengawal proses verifikasi agar mendapatkan data yang valid. Sambil menunggu proses verifikasi kami Polri akan mengawal lokasi perusahaan agar steril. Dan diharapkan masyarakat mulai hari ini tidak ada yang melakukan pemanenan di lokasi tersebut,” tegasnya.

Forkopimda berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan menjaga situasi tetap kondusif, terutama selama bulan suci Ramadhan, sambil menunggu proses verifikasi yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less