Dari Palu ke Morut hingga Makassar, Aksi Kemanusiaan Ambulance Doktor Mardiman Sane Menyentuh Banyak Keluarga
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- visibility 20
- print Cetak

Ket foto; Ambulance MDS Antar Jenazah dari Palu ke Petimbe (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PALU- Dalam kurun 10 hari terakhir, layanan ambulance relawan Doktor Mardiman Sane (MDS) kembali menunjukkan komitmennya membantu masyarakat melalui sejumlah aksi kemanusiaan, mulai dari pengantaran jenazah hingga evakuasi pasien rujukan lintas daerah hingga luar provinsi.
Pada Senin, 20 April 2026, ambulance relawan MDS menjemput dan mengantar jenazah almarhum Erling Mago Rantung, warga Desa Lemboroma, Kecamatan Lembo.
Penjemputan dilakukan di Bandara Mutiara SIS Al‑Jufrie, Palu, setelah jenazah diberangkatkan dari Kalimantan menuju Morowali Utara.
Almarhum diketahui merupakan tetangga dan kerabat dari anggota DPRD Morowali Utara, Gina Silvia Togalami.
Keluarga menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut.
“Terima kasih atas bantuan kendaraan ambulance. Tuhan Yesus memberkati selalu,” tulis salah satu kerabat almarhum.
Tidak hanya itu, dalam periode yang sama ambulance MDS juga mengantar pasien rujukan dari RSUD Morowali menuju Makassar dan pasien dilaporkan telah tiba dengan selamat.
Sebelumnya pada 13 April 2026, ambulance MDS mengantar pasien sakit dari RSUD Parigi Moutong menuju Desa Londi, Kecamatan Mori Atas, Morowali Utara. Dalam misi kemanusiaan ini, anggota DPRD Morut Yaristan Palesa turut membantu biaya sopir sebesar Rp1,5 juta.
Kemudian pada Kamis, 16 April 2026, ambulance relawan MDS kembali bergerak mengantar jenazah dari RSUD Undata Palu yang diberangkatkan dari Jalan Sisingamangaraja menuju Desa Petimbe, Palolo. Dalam misi kemanusiaan ini, Panitia Reuni MIA Sampalowo berkontribusi untuk sopir senilai Rp.800 ribu yang diserahkan langsung oleh ketua panitia.
Rangkaian aksi ini menegaskan bahwa dalam 10 hari terakhir, ambulance relawan MDS telah dua kali bergerak ke Morowali Utara hingga menyeberang laut untuk rujukan pasien ke Makassar, sebagai bentuk nyata pelayanan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi medis dan kemanusiaan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut












































Saat ini belum ada komentar