Banggai Bersiap Ikut Memasok Kebutuhan 500 Juta Butir Kelapa Per Tahun di Pabrik Morowali
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Rabu, 10 Des 2025
- visibility 16
- print Cetak

Ket: Illustrasi buah kelapa (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANGGAI- Pemerintah Kabupaten Banggai menegaskan komitmennya untuk mengambil peran aktif dalam menopang kebutuhan bahan baku pabrik kelapa senilai Rp1,6 triliun yang dibangun di Morowali. Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, menekankan bahwa Banggai memiliki potensi besar dalam penyediaan kelapa, termasuk jenis kelapa dalam yang kini berstatus hampir punah.
Bupati Amirudin menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan membiayai program revitalisasi kelapa dalam, mulai dari penyediaan bibit unggul, pendampingan petani, hingga perluasan areal tanam. Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan produksi kelapa sekaligus mengembalikan kejayaan komoditas kelapa Banggai yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir.
Ia menjelaskan bahwa hadirnya pabrik kelapa berskala besar di Morowali harus menjadi momentum bagi Banggai untuk menghidupkan kembali sentra-sentra perkebunan kelapa, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat posisi daerah sebagai pemasok bahan baku utama industri pengolahan nasional.
Bupati Amirudin memastikan bahwa Banggai siap bekerja sama dengan kabupaten tetangga dalam kerangka hilirisasi, sehingga manfaat ekonominya tidak hanya dirasakan Morowali, tetapi juga seluruh wilayah pesisir timur Sulawesi Tengah. Dengan dukungan penuh terhadap penanaman kembali kelapa dalam, Banggai menempatkan diri sebagai mitra strategis dalam percepatan industrialisasi kelapa di kawasan tersebut.
Kebutuhan kelapa dalam diperkirakan 500 juta buah setiap tahun.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar