Muscam III Golkar Morut Bidik Lebih dari 7 Kursi Legislatif
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 91
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA – DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Morowali Utara (Morut) mulai memasang target politik lebih tinggi untuk menghadapi kontestasi legislatif mendatang. Setelah dua periode berhasil mempertahankan 7 kursi di DPRD Morut, Golkar kini membidik perolehan kursi yang lebih besar.
Target tersebut disampaikan Ketua DPD II Golkar Morut, Warda Dg Mamala, usai memimpin Musyawarah Kecamatan (Muscam) III, konsolidasi dan pendidikan politik Partai Golkar di Kecamatan Mamosalato, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan Muscam ke-9 dari 10 kecamatan yang dijadwalkan membentuk kepengurusan partai hingga tingkat kecamatan dan desa.
Sebelumnya, Muscam juga digelar di Kecamatan Bungku Utara yang dipusatkan di Balai Desa Tanakuraya dan dihadiri sekitar 270 peserta dari desa dan kecamatan. Sementara di Mamosalato, kegiatan diikuti peserta dari 14 desa se-Kecamatan Mamosalato.
Warda Dg Mamala hadir didampingi Sekretaris DPD II Golkar Morut, Yaristan Palesa, SH, Bendahara DPD II Golkar Morut, Fanny Mistika Tampake, M.Kom, serta anggota DPRD Morut dari Partai Golkar, Edwin Purnawan Tampake, SH., MH., M.Si dan Helen, SE, bersama sejumlah pengurus DPD II Golkar Morut.
Menurut Warda Dg Mamala, pembentukan struktur organisasi tidak boleh berhenti pada aspek administratif. Kepengurusan yang telah dibentuk harus dirawat melalui konsolidasi dan kerja-kerja nyata di tengah masyarakat.
“Harapan kita setelah pengukuhan dan pembentukan seluruh komposisi pengurus ini, akan kita evaluasi kembali melalui kerja-kerja partai. Harapan kami apa yang kita lakukan hari ini di 10 kecamatan tetap komitmen dalam membesarkan, memperjuangkan, mempertahankan dan mengokohkan Partai Golongan Karya,” ujar Warda.
Ia menegaskan, capaian 7 kursi DPRD Morut dalam dua periode menjadi modal sekaligus tantangan bagi Golkar untuk meningkatkan perolehan kursi pada periode berikutnya.
“Sehingga apa yang didapat dua periode ini 7 kursi, 7 kursi, sehingga Insyaallah tahun berikutnya dengan kerja-kerja partai ada target melebihi daripada 7 kursi,” tegasnya.
Muscam di Mamosalato menjadi kecamatan ke-9 yang telah diselesaikan Golkar Morut. Warda mengatakan, rangkaian konsolidasi tersebut akan dituntaskan di Kecamatan Soyojaya pada 25 September 2026. Dengan demikian, seluruh 10 kecamatan di Morut ditargetkan telah memiliki struktur kepengurusan yang lengkap hingga tingkat ranting dan desa.
Bagi Golkar Morut, target lebih dari 7 kursi bukan sekadar angka politik. Target tersebut akan diuji melalui kekuatan struktur, konsolidasi kader, serta kerja nyata partai di tengah masyarakat. Setelah struktur terbentuk, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa mesin politik Golkar benar-benar bekerja.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar