Kades Bimorjaya Sampaikan Terima Kasih ke Relawan Ambulans Fauzan Mamala
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 84
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA – Pagi baru saja dimulai. Jarum jam menunjukkan pukul 06.38 WITA, Selasa (15/9/2026), ketika telepon masuk dari Kepala Desa Bimorjaya, I Putu Panji Rama Nugraha.
Di ujung telepon, bukan sekadar kabar biasa yang disampaikan. Ada warga yang sedang berduka dan membutuhkan bantuan segera agar jenazah keluarganya dapat dipulangkan ke Bimorjaya.
Sebagai bagian dari Relawan Ambulans Sulteng, kami langsung berkoordinasi dengan sopir ambulans relawan, Muh. Fauzan Ari Nugraha, S.AP, yang saat itu dalam kondisi standby.
Tanpa menunggu lama, koordinasi dilakukan. Ambulans pun bergerak.
Bagi keluarga yang sedang kehilangan, kehadiran ambulans bukan hanya soal kendaraan. Ada harapan agar orang yang mereka cintai dapat kembali ke kampung halaman dan dimakamkan di tengah keluarga.
Gerak cepat tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Bimorjaya. Mewakili keluarga yang sedang berdukacita, Kades Bimorjaya menyampaikan rasa terima kasih kepada Fauzan Mamala dan timnya.
“Terima kasih banyak sudah membantu. Sampaikan salam hormat dan terima kasih kami buat pak Fauzan Mamala,” ungkap Kades Bimorjaya.
Bantuan itu kembali menjadi bagian dari perjalanan panjang Ambulans Relawan Fauzan Mamala dalam membantu masyarakat.
Tidak banyak suara yang dibutuhkan ketika kemanusiaan memanggil. Cukup satu telepon, koordinasi, kemudian bergerak.
Apa yang dilakukan sosok muda dari keluarga Mamala Group ini bukan sekadar tentang sebuah ambulans yang berjalan dari satu tempat ke tempat lain.
Lebih dari itu, ada jejak kemanusiaan yang terus ditinggalkan—menemani keluarga yang berduka, membantu mereka yang membutuhkan, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
Ambulans boleh terus berjalan, tetapi yang diharapkan tertinggal adalah satu hal: jejak kebaikan.
Karena pada akhirnya, kemanusiaan tidak mengenal waktu. Ketika ada yang membutuhkan, mereka yang siap membantu akan selalu punya alasan untuk bergerak.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar