Sampah di TPA Lambolo Dibakar, Benarkah Ada Limbah Medis yang Dibuang Sembarangan?
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 82
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA — Inilah wajah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sementara di Lambolo, Desa Ganda-ganda, Kecamatan Petasia, Morowali Utara.
Tumpukan sampah terlihat menggunung dan memanjang di sepanjang akses jalan menuju lokasi.
Pada Rabu (26/8/2026), media ini menelusuri langsung kondisi TPA sementara tersebut. Selain tumpukan sampah, terlihat sebagian material sampah didorong ke arah jurang yang berada tidak jauh dari kawasan tersebut. Ironisnya, jurang itu mengarah ke laut.
Yang lebih memprihatinkan, tumpukan sampah di lokasi tampak sedang dibakar. Kepulan asap terlihat di area terbuka, sementara aktivitas pembakaran berlangsung tanpa terlihat adanya pihak yang menghentikan, atau mengawasi secara langsung.
Informasi yang dihimpun media ini juga memunculkan dugaan lain, yang perlu mendapat perhatian serius.
Benarkah di balik pembakaran sampah di TPA Lambolo, terdapat limbah medis yang dibuang tidak sesuai ketentuan?
Dugaan tersebut tentu perlu dibuktikan, dan diklarifikasi oleh pihak berwenang. Sebab, jika benar terdapat limbah medis yang bercampur dengan sampah umum kemudian dibakar secara terbuka, persoalannya bukan lagi sekadar masalah kebersihan, tetapi menyangkut keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Pembakaran sampah secara terbuka dapat menghasilkan asap dan partikel berbahaya. Terlebih apabila material yang dibakar mengandung bahan medis atau bahan berbahaya lainnya, pengelolaannya membutuhkan penanganan khusus dan tidak semestinya dilakukan dengan cara pembakaran terbuka.
Limbah medis tertentu juga memiliki karakteristik dan risiko berbeda dengan sampah rumah tangga. Karena itu, pengelolaan, pengangkutan, hingga pemusnahannya harus dilakukan sesuai ketentuan dan menggunakan fasilitas yang memenuhi persyaratan.
Kondisi di Lambolo ini pun menimbulkan sejumlah pertanyaan publik: Siapa yang bertanggung jawab atas pembakaran sampah tersebut? Dari mana sampah yang dibakar berasal? Apakah benar ada limbah medis yang masuk ke TPA sementara? Dan apakah pengelolaan TPA tersebut selama ini telah diawasi secara memadai?
Selain persoalan asap, pembuangan sampah ke arah jurang yang bermuara ke laut juga patut menjadi perhatian. Jika dibiarkan, sampah berpotensi terbawa ke perairan dan menambah persoalan pencemaran lingkungan.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera turun ke lokasi untuk memastikan jenis sampah yang dibuang, sumbernya, serta memastikan apakah terdapat limbah medis atau bahan berbahaya lainnya di dalam tumpukan tersebut.
TPA sementara seharusnya menjadi tempat pengelolaan sampah yang aman, bukan menjadi sumber masalah baru bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar