SDN 4 Kolonodale: Sekolah di Pusat Ibukota, Kondisinya Justru Memprihatinkan
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
- visibility 189
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara — Ironi pendidikan terlihat di tengah pusat Ibukota Kabupaten Morowali Utara. yang dikenal sebagai pusat pemerintahan daerah dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, masih menyimpan potret sekolah dasar dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Kondisi tersebut terlihat di SDN 4 Kolonodale. Pada Jumat, 14 Agustus 2026, sejumlah titik di sekolah itu harus menggunakan ember dan loyang untuk menampung air hujan yang masuk dari bagian bangunan yang mengalami kebocoran.
Tak hanya persoalan kebocoran, kondisi plafon sekolah juga tampak memprihatinkan. Kondisi tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran terhadap kenyamanan dan keselamatan siswa maupun para guru yang setiap hari menjalankan aktivitas belajar mengajar.
Lebih memprihatinkan lagi, persoalan tersebut disebut bukan baru terjadi. Sumber media ini mengungkapkan, pihak sekolah telah berulang kali mengajukan bantuan melalui sistem Dapodik, namun hingga kini belum mendapatkan bantuan.
“Sudah empat tahun berturut-turut mengajukan bantuan lewat Dapodik, tetapi belum pernah mendapat bantuan,” ujar sumber media ini, Minggu (16/8/2026).
Kondisi SDN 4 Kolonodale menjadi sebuah ironi. Sekolah tersebut berada di jantung pemerintahan Kabupaten Morowali Utara, daerah yang selama ini dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar.
Di tengah berbagai program pembangunan dan komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, kondisi sarana pendidikan dasar semestinya tidak boleh luput dari perhatian.
Apalagi Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mengusung program Morut Cerdas. Di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, pemerintah juga memiliki program Berani Cerdas yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu perhatian penting.
Pertanyaannya, bagaimana mungkin cita-cita menciptakan generasi cerdas dapat diwujudkan secara maksimal jika masih ada ruang belajar yang ketika hujan turun harus menyiapkan ember dan loyang untuk menampung air?
Potret SDN 4 Kolonodale ini seharusnya menjadi alarm bersama bagi Pemerintah Kabupaten Morowali Utara maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Program pendidikan tidak cukup hanya berbicara tentang bantuan siswa, beasiswa, atau peningkatan kualitas pembelajaran. Kondisi bangunan sekolah sebagai tempat anak-anak menimba ilmu juga harus menjadi prioritas.
Sekolah yang berada di pusat ibukota kabupaten semestinya menjadi contoh bagaimana fasilitas pendidikan yang layak dapat diwujudkan. Bukan justru menjadi potret bahwa di tengah daerah yang kaya sumber daya alam, masih ada ruang-ruang kelas yang membutuhkan perhatian serius.
Karena Morut Cerdas dan Berani Cerdas bukan hanya tentang anak-anak yang cerdas, tetapi juga tentang memastikan mereka belajar di tempat yang aman, nyaman, dan layak.
- Penulis: Redaksi Beritamorut























































Saat ini belum ada komentar