Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gerak Cepat Polres Morut. Sopir Mobil Vendor BRI Ditahan Usai Kecelakaan Maut di Keuno

Gerak Cepat Polres Morut. Sopir Mobil Vendor BRI Ditahan Usai Kecelakaan Maut di Keuno

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT– Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang bocah berusia 11 tahun terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, Desa Keuno, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Jumat pagi (28/2/2026).

Korban diketahui bernama Qella Maria Clarista, putri kedua dari Teguh Tamanampo, wartawan Obor Motindok Morowali Utara. Ia meninggal dunia setelah tertabrak mobil saat hendak menyeberang jalan menuju SDN Keuno sekitar pukul 07.00 WITA.

Kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut adalah Toyota Hilux bernomor polisi B 9163 PBH, yang dikemudikan oleh sopir berinisial Krs, diketahui merupakan mobil milik vendor BRI yang tengah menjalankan tugas pengisian uang di mesin ATM wilayah Morowali Utara.

Diduga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju mobil saat korban berada di badan jalan. Benturan keras tak terhindarkan dan korban mengalami luka serius. Meski sempat dilarikan ke Puskesmas Molino, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Pasca kejadian, situasi sempat memanas karena kendaraan pelaku menjadi sasaran amukan warga yang emosi.

Namun aparat TNI dan kepolisian yang dipimpin IPTU Octavianus Batara bersama Kanit Turjawali Polantas Polres Morut IPDA Gerpin Y. Panggonti berhasil mengendalikan keadaan dan mengamankan sopir ke Polsubsektor Petasia.

Saat ini, sopir kendaraan tersebut telah ditahan oleh pihak kepolisian dan sedang menjalani proses hukum.
Berdasarkan keterangan awal, sopir diduga mengemudikan kendaraan dalam kondisi mengantuk. Selain itu, saat kejadian ia tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan.

“Sudah ditahan dan diproses. SIM ada, tapi surat-surat mobil belum ada,” ujar IPDA Gerpin.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius sekaligus pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan permukiman dan jalur sekolah.

Sementara penanggung jawab vendor BRI Morowali, Gunaldi yang dikonfirmasi media ini, belum membaca pesan redaksi sampai berita ini tayang.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less