HUT Ke-18 Gerindra: Kompak, Bergerak, Berdampak – Benarkah Gerindra Morut Masih Solid?
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
- visibility 22
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) genap berusia 18 tahun pada 6 Februari 2026. Usia yang menandai kedewasaan politik sekaligus momentum bersejarah, setelah partai berlambang kepala garuda itu sukses mengantarkan Ketua Umumnya, Prabowo Subianto, memenangkan Pemilihan Presiden 2024.
Mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, perayaan HUT tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan eksistensi Gerindra sebagai kekuatan politik nasional yang terus tumbuh dan berpengaruh.
Di Kabupaten Morowali Utara (Morut), peringatan HUT ke-18 Gerindra dirangkai dengan kegiatan bertajuk Indonesia Asri. Rabu pagi, 11 Februari 2026, kegiatan juga akan dilaksanakan hari kamis, 12 februari 2026 dengan kunjungan ke panti asuhan dan doa bersama. Hari ini sejumlah kader turun langsung melakukan kerja bakti membersihkan kawasan Tanggul Kolonodale. Aksi ini menjadi simbol kepedulian lingkungan sekaligus wujud nyata semangat bergerak dan berdampak bagi masyarakat.
Terlihat hadir Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Gerindra Morut, Arman Purnama Marunduh. Politisi yang juga anggota DPRD Morut itu tampak memimpin langsung kegiatan bersama kader yang hadir.
Namun, absennya sejumlah nama penting memunculkan tanda tanya. Mantan Ketua DPC Gerindra Morut, Doddy Adisatya, tidak terlihat dalam kegiatan tersebut. Begitu pula Bendahara DPC, Russel Nadjimain. Bahkan, anggota DPRD Morut dari Fraksi Gerindra, Ahlidin Hadade, juga tidak tampak di lokasi.
Situasi ini memantik spekulasi: benarkah Gerindra Morut masih kompak sesuai tema HUT kali ini? Atau justru tengah mengalami dinamika internal pasca pergantian ketua?
Menanggapi hal tersebut, Arman Purnama Marunduh membantah tegas anggapan bahwa Gerindra Morut sedang “bergoyang”.
“Sore Dinda, tidak ji Dinda karena memang beberapa pengurus sudah izin termasuk Pak Ahliddin karena agenda musrembang. Beberapa pengurus hadir lengkap kok Dinda yang ba foto di sampingku Dinda tabe. Russel Nadjimain dan Doddy Adisatya izin mereka,” tegas Arman, Rabu (11/2).
Menurutnya, absensi sejumlah pengurus bukan karena persoalan internal, melainkan faktor agenda yang bersamaan. Ia memastikan soliditas partai tetap terjaga.
Meski demikian, kegiatan HUT kali ini memang terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak semeriah biasanya, namun lebih menitikberatkan pada aksi sosial langsung di tengah masyarakat.
Di usia ke-18, Gerindra Morut dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan bahwa tema “Kompak, Bergerak, Berdampak” bukan sekadar slogan. Soliditas kader, kekompakan pengurus, dan konsistensi kerja nyata akan menjadi tolok ukur sejauh mana partai ini tetap berdiri kokoh di tengah dinamika politik daerah.
Publik tentu menunggu, apakah Gerindra Morut benar-benar tetap satu barisan, atau justru sedang berproses mencari format baru kepemimpinan pasca pergantian pucuk pimpinan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar