Harga Bensin di Bungku Utara dan Mamosalato Meningkat Tajam
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- visibility 35
- print Cetak

Foto: Illustrasi AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT – Harga eceran bahan bakar minyak (BBM) di Kecamatan Bungku Utara dan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara, melonjak tajam. Pada Sabtu, 3 Januari 2026, harga bensin dan pertalite di tingkat kios dilaporkan menembus angka Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per liter.
Kenaikan harga ini dipicu oleh kelangkaan pasokan pertalite dan bensin yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat warga terpaksa membeli BBM dengan harga tinggi demi memenuhi kebutuhan transportasi dan aktivitas harian.
Di sejumlah kios eceran, BBM dijual menggunakan botol bekas air mineral ukuran 1,5 liter. Namun, isi bensin umumnya hanya sampai di bagian leher botol.
“Harga eceran di kios untuk ukuran satu botol Aqua 1,5 liter, isinya sampai di leher botol, dijual Rp25 ribu. Bahkan ada yang tembus Rp30 ribu per botol,” ujar salah seorang warga setempat.
Mahalnya harga BBM ini dirasakan sangat memberatkan masyarakat, terutama nelayan, petani, dan pengendara ojek yang menggantungkan penghasilan pada ketersediaan bahan bakar. Warga berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait agar distribusi BBM kembali normal dan harga bisa segera stabil.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar