Meski Tanpa LPJ Dana Desa Korowou Cair, Diduga Gunakan “Jalur Khusus” Oknum Dinas
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Jumat, 12 Des 2025
- visibility 20
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara – Sorotan terhadap pengelolaan Dana Desa Korowou terus menguat. Setelah sebelumnya mencuat dugaan pembiaran dan penyimpangan penggunaan anggaran yang mencapai lebih dari satu miliar rupiah tanpa laporan pertanggungjawaban yang jelas, kini muncul informasi baru mengenai dugaan keterlibatan oknum di tingkat dinas.
Sumber internal media ini menyebutkan adanya indikasi bahwa oknum pegawai di Dinas Keuangan serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) diduga turut berperan dalam proses pencairan dana desa yang bermasalah tersebut. Dugaan itu memperkuat kecurigaan publik bahwa persoalan ini tidak hanya terjadi di tingkat desa.
“Ini bukan pemain baru. Ada dugaan keterlibatan pemain lama yang sudah paham alur pencairan,” ujar sumber tersebut yang enggan disebutkan namanya (12/12)
Informasi ini selaras dengan pertanyaan publik yang sebelumnya muncul: bagaimana dana desa bisa cair meski laporan pertanggungjawaban diduga tidak ada atau tidak lengkap? Dugaan adanya “jalur khusus” di tingkat dinas membuat proses pengawasan terhadap penggunaan dana desa kembali menjadi sorotan.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Dinas Keuangan maupun Dinas PMD terkait dugaan ini. Pemerhati kebijakan desa mendesak agar pihak berwenang melakukan penelusuran menyeluruh, tidak hanya pada aparat desa tetapi juga pada proses administrasi di tingkat dinas.
Kasus Dana Desa Korowou dianggap sebagai cerminan pola lama yang kembali berulang. Publik berharap kejadian ini menjadi momentum evaluasi total agar mekanisme pencairan dan pengawasan dana desa di Morowali Utara berjalan lebih transparan dan akuntabel.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar