“Diserang” Protes Netizen, Akun RSUD Morowali Nonaktifkan Kolom Komentar
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
- visibility 26
- print Cetak

Ket: Tangkapan layar akun FB RSUD Morowali
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI- Akun resmi Facebook RSUD Morowali akhirnya menutup kolom komentar setelah “diserang” ratusan netizen yang geram atas meninggalnya seorang bayi dalam kasus yang belakangan viral di media sosial.
Penutupan kolom komentar itu dilakukan tak lama setelah pihak rumah sakit mengunggah klarifikasi resmi terkait kronologi penanganan pasien dari Puskesmas Bahomotefe. Alih-alih meredam kegaduhan, unggahan klarifikasi tersebut justru memicu ledakan kritik dari masyarakat yang menilai respons rumah sakit kurang empatik dan tidak menjawab substansi persoalan.
Sejumlah warganet menumpahkan kekecewaan mereka terhadap keterlambatan penanganan dan alur rujukan yang dinilai berbelit hingga berujung pada kehilangan nyawa seorang bayi. Dalam hitungan menit, komentar bernada protes, kritik tajam, hingga tuntutan evaluasi pelayanan membanjiri kolom komentar RSUD Morowali.
Situasi yang semakin panas membuat admin akun akhirnya memutuskan menonaktifkan kolom komentar. Langkah ini justru semakin menjadi sorotan publik, karena dinilai sebagai bentuk antikritik di tengah tuntutan transparansi dan perbaikan layanan kesehatan.
Publik kini menunggu langkah konkret dari manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti kasus ini, bukan sekadar klarifikasi di media sosial.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar