Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Final Pordes Bungku Utara Ricuh, Juara Pulang Tanpa Piala

Final Pordes Bungku Utara Ricuh, Juara Pulang Tanpa Piala

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bungku Utara – Final sepak bola Pordes Kecamatan Bungku Utara antara Tokala Atas dan Uewajo berakhir dengan keputusan mengejutkan: kedua tim ditetapkan sebagai juara bersama. Sementara piala disimpan untuk jadikan piala bergilir.

Laga yang digelar Rabu (1/10/2025) sempat berjalan seru hingga awal babak kedua. Namun pertandingan harus dihentikan setelah terjadi kericuhan. Pemicu insiden bermula ketika wasit Ansary—pengadil asal Pantai Barat berlisensi C3—menunjuk titik putih untuk Uewajo. Keputusan tersebut langsung memicu protes keras dari pemain Tokala Atas hingga berujung pengejaran terhadap wasit keluar lapangan.

Skor saat pertandingan dihentikan masih 1-0 untuk keunggulan Tokala Atas. Namun demi meredam suasana dan menghindari keributan lebih besar, panitia mengambil jalan tengah: kedua tim sama-sama ditetapkan sebagai juara bersama. Dan bonus dibagi sama oleh kedua tim.

Camat Bungku Utara, Asgar Lawahe, menegaskan keputusan ini diambil melalui kesepakatan bersama. “Untuk piala bergilir dan bonus, dibagi bersama,” ujarnya.

Meski berakhir ricuh, perhelatan Pordes Bungku Utara secara umum berjalan sukses dengan melibatkan sejumlah cabang olahraga. Final sepak bola ini pun meninggalkan cerita yang tak terlupakan bagi warga, bukan hanya karena dramanya, tetapi juga karena kedua tim pulang tanpa piala dan bonus yang dibagi bersama.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less