Polres Morut Pastikan Kondisi Keuno-Masara Kondusif, Warga Jangan Terprovokasi
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
- visibility 13
- print Cetak

Foto: Kapolres Morut saat memberikan informasi soal kondisi Keuno-Masara (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara- Kapolres Morowali Utara (Morut), AKBP Reza Khomeini, turun langsung ke lokasi bentrokan antar warga Desa Keuno dan Desa Masara yang terjadi pada Sabtu, 19 Juli 2025. Peristiwa yang melibatkan aksi kekerasan fisik tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Dalam keterangannya, AKBP Reza menegaskan bahwa situasi saat ini telah berhasil dikendalikan dan aparat kepolisian tengah melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk saat ini situasi kondusif terkait peristiwa di Desa Keuno tadi sore. Sekarang korban sudah dibawa ke rumah sakit dan untuk pelaku, salah satu sudah kita amankan di Polres. Selebihnya sedang kami lakukan penyelidikan dan akan segera kami amankan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kapolres Morut kepada media.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh pihak luar yang berpotensi memperkeruh suasana di wilayah tersebut.
“Saya himbau kepada seluruh masyarakat Morowali Utara, situasi saat ini kondusif dan tidak ada yang terprovokasi dari pihak luar yang tidak menginginkan daerah kita ini tenteram. Polisi memastikan semuanya tetap kondusif,” tambahnya.
Bentrokan ini diduga merupakan serangan dari sekelompok warga Desa Masara terhadap warga Desa Keuno. Namun, hingga berita ini diturunkan, motif di balik kejadian tersebut belum diketahui secara pasti.
Masyarakat berharap pihak kepolisian bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang diduga menjadi provokator dalam insiden tersebut, guna mencegah terjadinya bentrokan susulan dan menjaga stabilitas keamanan di Morowali Utara.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar