Ini Daftar Kades, Mantan Kades dan keluarganya yang diduga tersandung kasus, namun tenang-tenang saja
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
- visibility 5
- print Cetak

Foto illustrasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto illustrasi
1. Kades Ensa yang saat ini menjabat, terkait pembangunan septictank komunal yang mangkrak.
Pembangunan tangki septic skala komunal desa Ensa dengan anggaran 400.000.000 (empat ratus juta) pada tahun anggaran 2019 belum terselesaikan. Yang rencananya akan dibangun 5 unit tetapi hanya selesai 3 unit, sementara yang 2 unit tidak selesai.
2. Kepala Desa Lemboroma, Vilem Pontengi dan mantan Bendahara Desa, terkait dugaan penyalahgunaan DD tahun 2020.
3. Mantan kades Taende Charles Banangi, terkait mark up pengadaan ambulance senilai sekitar 46 juta dan pengadaan pipa senilai 126 juta. (Temuan inspektorat tahun 2018)
4. Kepala Desa Paawaru Yudo Mintarso terkait penyaluran BLT. Serta bantuan untuk rumah ibadah (Masjid)
5. Kepala desa Pambarea Markus Maugo.
Dari hasil pensus inspektorat Morut, terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan, soal galian C perusahaan TMJ yang menyetor kepada kepala desa. Soal dana CSR yang diterima kepala desa.
6. Kepala Desa Lanumor Seprianto Manantuada terkait gagalnya bantuan air bersih desa Lanumor senilai 370 juta.
7. Kepala desa Bungintimbe Kisran terkait hak-hak masyarakat dalam ganti rugi persoalan lahan.
8. Mantan Kepala Desa Tiu terkait penggunaan dana desa.
9. Istri Kepala desa Moleono, terkait pengadaan sapi bagi kelompok ternak desa Sampalowo.
10. Mantan kepala desa Saemba Walati terkait penggunaan ijazah palsu.
Dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi di Morut. Hanya mantan kades dan bendahara desa Sampalowo yang berhasil digiring sampai ke jeruji besi. **
- Penulis: Redaksi Beritamorut











Saat ini belum ada komentar