Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Kelola Anggaran Ratusan Juta, Staf Honor Pegang Akun FB Diskominfo Morut, Pakai Uang Pribadi Beli Pulsa Data

Kelola Anggaran Ratusan Juta, Staf Honor Pegang Akun FB Diskominfo Morut, Pakai Uang Pribadi Beli Pulsa Data

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
  • visibility 6
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangkapan Layar Akun FB Diskominfo Morut

BERITAMORUT.COM- Untuk publikasi kegiatan Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Morowali Utara (Morut) dalam hal ini kegiatan yang dilakukan oleh Bupati dan wakil Bupati Morut DR. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS dan H. Djira K. S.Pd. M.Pd. Staf pengelola akun media sosial Dinas Komunikasi informasi (Diskominfo Morut) tidak diberi fasilitas handphone, bahkan harus merogoh kantong sendiri untuk beli pulsa data,

Salah satu penunjang kinerja kepala daerah adalah Diskominfo, melalui Dinas ini di media sosial, dan dibeberapa kabupaten kita bisa lihat bagaimana gencarnya publikasi kerja Bupati, bahkan lebih dari 1 akun media sosial yang bekerja. Ada yang menggunakan nama Diskominfo, dan akun Humas daerah. Salah satu yang paling aktif misalkan, akun Pemda kabupaten Sigi. Pada jam kantor bahkan diluar jam berkantor. Akun Diskominfo Sigi terus mengabarkan informasi kegiatan Bupati, dan yang lainnya secara update.

Di Kabupaten Morowali Utara ada akun Diskominfo Morut, bahkan Pemda punya website sendiri. Mirisnya akun Pemda ini terkesan “Mati hidup” alias sehari online, sampai 4 hari offline saat kegiatan Bupati Delis begitu banyak yang perlu di ekspose.

Penasaran dengan kondisi itu, kami pun melakukan wawancara dengan beberapa pegawai, staf honorer yang mengelola akun dan website milik Pemda Morut.

“Kami pakai Hp android sendiri, kalau isi pulsa kami gunakan uang sendiri. Kalau pas lagi dikantor dan tidak ada Vidcon, kadang jaringan wifi bagus. Saat sudah pulang kalau mau aktif pakai pulsa data sendiri, tidak ada pembiayaan,” ujar salah satu staf yang awalnya menolak kami konfirmasi, karena konfirmasi dalam beberapa pemberitaan sebelumnya di anggap memberi laporan kepada wartawan.

Pernyataan diatas adalah penegasan bahwa Diskominfo Morut tidak bisa jadi bagian penting yang mendukung kinerja Bupati. Jikalau staf honorer saja harus mengeluarkan uang sendiri membeli pulsa data. Lalu pertanyaannya, penggunaan anggaran publikasi di Diskominfo Morut seperti apa,,? Tahun 2021 ada sekitar 400 juta alokasi dana publikasi di Diskominfo Morut, namun pada prakteknya hanya dikelolah oleh pihak tertentu saja.

Bupati Morut DR. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS yang kami konfirmasikan hal tersebut menyampaikan terima kasih,

“Mksh infonya Dinda ?” pesan whatshap Bupati Delis selasa 03 Agustus.

Kondisi ini tentu harus menjadi perhatiaan serius. Karena Diskominfo Morut selama ini sangat tidak transparan dalam penggunaan anggaran publikasi media.**

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less