Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Pedagang Pasar Beteleme: “Sudah Dari Tahun Lalu Kami Bayar 50 Ribu Perbulan”

Pedagang Pasar Beteleme: “Sudah Dari Tahun Lalu Kami Bayar 50 Ribu Perbulan”

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
  • visibility 7
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pedagang Pasar Beteleme: “Sudah Dari Tahun Lalu Kami Bayar 50 Ribu Perbulan”

 

BERITAMORUT.COM- Selasa 13 juli 2021 media ini kembali menelusuri pungutan liar (PUNGLI) yang meresahkan pedagang di pasar Beteleme, kecamatan Lembo kabupaten Morowali Utara (Morut)

Beberapa pedagang kami wawancarai mengeluhkan kebersihan pasar yang tidak tertangani baik, sementara mereka diwajibkan membayar loss ditambah dengan pajak oleh oknum tertentu dalam pasar Beteleme,

“Mulai tahun lalu sebelum puasa semua yang tinggal dalam loss begini bayar 50 ribu perbulan, terus nanti ada pajaknya. Sebenarnya pasar bagus kalau ada memang khusus tukang bersih, karna kalau pasar ndak ada tukang bersih jorok sekali dilihat,” ujar salah satu pedagang (13/7)

Kami menghitung didalam gedung pasar ada sekitar 30 kios yang dibebankan dengan pungutan 50 ribu, dan tidak diberikan kuitansi apapun. Belum lagi diluar gedung sejumlah loss juga ikut menyetor kepada oknum tertentu.

Anehnya pungutan liar ini seakan di embel-embeli retribusi, yang sebenarnya hanya untuk kepentingan pihak tertentu.

Keluhan para pedagang ini disampaikan jelang kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 tahun pada tanggal 17 agustus 2021 nanti. Kondisi demikian menggambarkan bahwa pedagang kecil belum bisa merasakan kemerdekaan karena di jajah oleh PUNGLI.**

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less