Perwakilan SD GKST Kolonodale, Tania Padati, Jadi Juara 1 Lomba Karaoke Anak PSSI Morut
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
- visibility 5
- print Cetak

Foto: Tania Padati (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KOLONODALE — Riuh tepuk tangan dan sorakan penonton memenuhi final lomba karaoke anak. Dentuman musik menggetarkan panggung, dan di tengah sorotan kamera, seorang gadis kecil berusia 9 tahun tampil penuh percaya diri. Dialah Natania Sarah Padati, atau akrab disapa Tania, siswi kelas IV SD GKST Kolonodale yang sukses memukau semua mata dan telinga penonton.
Sebelumnya penampilannya sangat memukau dengan membawakan lagu legendaris “She’s Gone” milik Steelheart.
Lagu yang terkenal sulit karena nada tingginya itu berhasil ia lantunkan dengan penghayatan penuh. Tania tidak sekadar bernyanyi, ia menyatu dengan musik, memikat penonton, dan membuat juri tak ragu memberinya nilai tertinggi.
Prestasi tersebut mengantarkan Tania menjadi Juara 1 Lomba Karaoke Anak yang digelar oleh ASKAB PSSI Morowali Utara (Morut) dalam rangkaian Liga Pelajar Morut sekaligus menyambut peringatan Hari Kemerdekaan.
Susunan Juara Lomba Karaoke Anak:
Juara 1: Natania Sarah Padati
Juara 2: Farly Ananta Gerolage
Juara 3: Regina Maria Putri
Harapan 1: Afifa Ufaira Fitiya Hamzah
Harapan 2: Yuka Agatha
Selain lomba karaoke, kegiatan ini juga diramaikan dengan turnamen domino.
Hasil Turnamen Domino:
Juara 1: Jimy & Iskandar
Juara 2: H. Ferdy & Sukri
Juara 3: Asis & Olleng
Juara 4: Romy & Alif
Salah satu penonton tak kuasa menyembunyikan kekagumannya. “Anak ini luar biasa. Bukan hanya berani tampil, tapi juga punya kualitas suara yang hebat,” ujarnya.
Bagi Tania, kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga bagi orang tuanya, Marwan Adriyanto Padati dan Hasriani Muhade, yang tampak haru menyaksikan putri sulung mereka berdiri di panggung sebagai juara.
“Sejak kecil dia memang suka menyanyi. Tapi kami tidak menyangka dia bisa sejauh ini. Kami hanya bisa terus mendoakan dan mendukungnya,” ungkap sang ibu.
Guru dan teman-teman di SD GKST Kolonodale juga turut bangga atas pencapaiannya. Mereka berharap Tania bisa terus mengasah bakatnya dan melangkah lebih jauh di dunia musik.
Kisah Tania menjadi bukti bahwa talenta bisa lahir dari mana saja. Dari sudut kecil di Kolonodale, suaranya kini bergema, membawa pesan bahwa mimpi, sekecil apapun, bisa menjadi cahaya yang menginspirasi. Dan panggung final telah membuktikan Tania jadi yang terbaik— dengan semua mata tertuju pada gadis kecil bersuara besar ini.
- Penulis: Redaksi Beritamorut






































Saat ini belum ada komentar