Jelang HUT RI ke-80, Rujab Wabup Morut Disorot Warga karena Terlihat Kusam
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
- visibility 9
- print Cetak

Foto: Rujab Wabup Morut (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Morowali Utara — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025, suasana semarak mulai menghiasi sudut-sudut daerah. Di berbagai wilayah, kantor pemerintah, sekolah, hingga rumah jabatan kepala daerah berlomba-lomba mempercantik lingkungan mereka dengan cat baru dan ornamen merah putih sebagai bentuk penghormatan terhadap momentum bersejarah bangsa ini.
Namun pemandangan berbeda justru tampak di Rumah Jabatan Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut). Pagar rumah jabatan yang berada di pusat kota Kolonodale itu terlihat kusam dan nyaris tak tersentuh perawatan. Cat berwarna coklat yang telah lama memudar kini tampak menghitam, menimbulkan kesan tak terurus.
“Harusnya hadapi 17 Agustus ini dikasih bagus cat supaya terang, karena itu rujabnya pemimpin di Morut,” ujar seorang warga kepada media ini, Sabtu (2/8).
Kondisi tersebut memantik keprihatinan warga, mengingat rumah jabatan wakil bupati bukan sekadar bangunan biasa, melainkan simbol kehormatan dan tanggung jawab kepemimpinan di tingkat daerah. Penampilan rujab dinilai merepresentasikan wibawa pemerintah sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menanamkan semangat nasionalisme.
“Rakyat saja semangat pasang bendera, cat pagar rumah masing-masing. Masa rumah jabatan yang dibiayai negara malah dibiarkan begitu?” tambah warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.
Sejumlah tokoh masyarakat berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah terhadap aset-aset negara, khususnya yang menyangkut simbol kepemimpinan. Mereka menilai, dalam momen seperti peringatan kemerdekaan, keindahan dan kerapihan fasilitas publik dan rumah jabatan menjadi bagian penting dari penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Morowali Utara terkait kondisi rumah jabatan Wakil Bupati tersebut dan apakah ada rencana perbaikan menjelang 17 Agustus.
Masyarakat berharap, masih ada waktu untuk membenahi dan memperindah rujab tersebut sebagai bagian dari semarak menyambut HUT RI ke-80, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menghargai simbol-simbol negara.
- Penulis: Redaksi Beritamorut






































Saat ini belum ada komentar