Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Harapan Ketu DPRD Warda Dg Mamala ke ASKAB PSSI Morut

Harapan Ketu DPRD Warda Dg Mamala ke ASKAB PSSI Morut

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA — Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala, SE, berharap Liga Pelajar ASKAB PSSI Morowali Utara tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Harapan itu disampaikan Warda usai menghadiri pembukaan Liga Pelajar ASKAB PSSI Morut 2026 di Lapangan Morokoa, Kolonodale, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, peningkatan jumlah peserta dari tahun sebelumnya menjadi 17 tim menunjukkan semakin terbukanya ruang bagi pelajar Morowali Utara untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di dunia sepak bola.

“Harapannya ditingkatkan terus pertahun. Kalau kemarin ada beberapa club, tahun ini sudah 17 club, artinya ada peningkatan. Ini artinya pembinaan dan pembentukan karakter terus ditingkatkan,” ujar Warda Dg Mamala.

Warda menilai ASKAB PSSI Morut memiliki peran penting dalam memastikan potensi-potensi muda yang muncul dari kompetisi pelajar tidak berhenti setelah turnamen berakhir.

Para pemain yang memiliki kemampuan dan potensi diharapkan dapat terus dipantau, dibina, serta diberikan ruang untuk berkembang ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Ia juga berharap pembinaan tersebut mampu melahirkan generasi pesepak bola lokal yang bukan hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental, disiplin dan sportivitas.

“Melalui Liga Pelajar ini, kita berharap anak-anak kita di Morut berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan sampai tingkat nasional,” ungkapnya.

Karena itu, Warda Dg Mamala mendorong ASKAB PSSI Morut, agar menjadikan kompetisi pelajar sebagai salah satu fondasi pembentukan ekosistem sepak bola daerah. Pembinaan diharapkan dilakukan secara rutin dan semakin luas, sehingga kesempatan bagi anak-anak dari seluruh kecamatan untuk menunjukkan bakatnya semakin terbuka.

Bagi Warda Dg Mamala, meningkatnya jumlah peserta bukan sekadar angka dalam sebuah turnamen. Lebih dari itu, peningkatan tersebut menjadi tanda, bahwa pembinaan sepak bola di Morowali Utara mulai tumbuh dan harus terus dijaga.

Dari Lapangan Morokoa, harapan itu dititipkan kepada ASKAB PSSI Morut: kompetisi boleh berakhir, tetapi pembinaan harus terus berjalan. Sebab dari lapangan-lapangan pelajar hari ini, bisa lahir pemain yang kelak membawa nama Morowali Utara, Sulawesi Tengah, bahkan Indonesia.

Sekitar Morut

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less