Emosional Soal SDN Disegel, Kades Ganda-ganda Seperti “Anak SD”
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
- visibility 6
- print Cetak

Foto: Tangkapan layar Kades Ganda-ganda ditenangkan agar tidak emosional (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PETASIA — Persoalan penyegelan SDN Ganda-ganda, Kecamatan Petasia, sikap Kepala Desa (Kades) Ganda-ganda, Haerudin Azis, justru menjadi sorotan publik.
Sebuah video yang diunggah akun Facebook Mastion Lasama memperlihatkan Kades Ganda-ganda tampak emosional di lingkungan sekolah, tepat di depan para siswa SD. Dalam unggahan itu, tertulis:
“Kades Ganda-ganda murka setelah tahu SDN Inpres Ganda-ganda disegel.”
Dalam video lain, terlihat beberapa ibu-ibu dan warga berusaha menenangkan sang Kades agar tidak meluapkan emosi di hadapan anak-anak. Aksi spontan tersebut dinilai sejumlah warganet sebagai sikap yang kurang bijak dan tidak pantas dilakukan seorang pemimpin desa di ruang pendidikan.
Padahal, di waktu yang sama, Gerak cepat Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Morut, Ridwan Dg Malureng, bersama anggota DPRD Morut, Arman Purnama Marunduh, bergerak cepat melakukan mediasi di lokasi. Hasilnya, pihak ahli waris lahan sepakat menghibahkan tanah sekolah dan hanya meminta pemerintah membangunkan dua ruang kelas baru sebagai bentuk kebutuhan belajar, bukan ganti rugi.
“Saya langsung turun bersama aset, camat, dan pak Arman Marunduh. Permintaan mereka hanya dua ruang kelas baru, itu langsung kami sanggupi masuk di APBD 2026. Pak Arman juga siap bantu lewat pokirnya,” ujar Kadis Pendidikan.
Sementara itu, hingga berita ini tayang, Kades Ganda-ganda belum memberikan keterangan resmi meski pesan konfirmasi dari media ini sudah dikirimkan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut





































Saat ini belum ada komentar