Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Daerah » Masya Allah! Gazebo “Prawira Hirya” Polsek Dako Pemean Digunakan Anak-Anak Untuk Pengajian dan Belajar Mengaji

Masya Allah! Gazebo “Prawira Hirya” Polsek Dako Pemean Digunakan Anak-Anak Untuk Pengajian dan Belajar Mengaji

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
  • visibility 7
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Masya Allah! Gazebo “Prawira Hirya” Polsek Dako Pemean Digunakan Anak-Anak Untuk Pengajian dan Belajar Mengaji

Tolitoli- Tugas personel Polri bukan hanya menjaga keamanan dan kedamaian ditempat bertugas, namun lebih dari itu ikut bertanggungjawab terhadap akhlak masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Kapolsek Dako Pemean Ipda Ade Irfan Rivai Kurnia S.Tr.K.

Dirinya menginisiasi dengan membuat salah satu fasilitas dengan ruang terbuka sebagai alternatif tempat berkumpul dan melakukan kegiatan (gazebo) disamping Mako Polsek Dako Pemean untuk digunakan anak-anak sekitar Mako Polsek melakukan kegiatan pengajian dan tempat untuk belajar mengaji.

Kapolsek Dako Pemean mengatakan, gazebo yang diberi nama gazebo “Prawira Hirya” itu rutin melakukan pengajian dan belajar mengaji bagi anak-anak setiap malam Senin dan malam Jumat disetiap minggunya.

“Kegiatan pengajian dan belajar mengaji tersebut saat ini diikuti 21 anak-anak yang tinggal disekitar Mako Polsek. Anak laki-laki sebanyak 11 orang, dan perempuan sebanyak 10 orang” kata Kapolsek Dako Pemean.

Kapolsek Dako Pemean menjelaskan, untuk guru mengaji sendiri, pihaknya telah menyediakan guru mengaji yaitu Ustad Zulkipli SP, yang merupakan salah satu penyuluh agama Islam di Kecamatan Dako Pemean.

Tujuan dilakukan hal seperti ini kata Kapolsek Dako Pemean, adalah sebagai bentuk pembinaan keagamaan untuk usia dini dan menjalin silaturahmi terhadap warga binaannya.

Kegiatan ini juga sekaligus mengisi waktu anak-anak yang lebih banyak berada di rumah selama pandemi, dengan kegiatan bermanfaat.

“Mengajari anak mengaji merupakan kegiatan rutin di tengah kondisi pandemi seperti sekarang, ini juga bertujuan untuk membekali ilmu agama kepada anak,” ungkap Kapolsek Dako Pemean.

Kapolsek Dako Pemean menambahkan, agama merupakan tiang kehidupan. Ibarat sebuah rumah, apabila pondasinya kuat, tentu rumah tersebut akan nyaman dan kuat untuk ditempati. Begitu juga ilmu agama yang merupakan tiang kehidupan.

Dirinya berharap, dengan apa yang dilakukannya, anak-anak bisa memiliki akhlak yang baik yaitu bersikap sopan, taat, patuh kepada orangtua, guru dan menghargai orang yang lebih tua.*(TIM)

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less