Polisi di Morut dan Kemanusiaan. Nyaris 24 Jam Hilang, Lansia 80 Tahun Ditemukan Lemas di Kebun
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 72
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA — Kepedulian dan kerja sama antara polisi dan masyarakat kembali menunjukkan arti pentingnya dalam situasi darurat. Seorang warga lanjut usia, Lk. Sigiole Honga, sekitar 80 tahun, yang dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah dilakukan pencarian bersama.
Pencarian berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Lembobelala dan Desa Mora bersama masyarakat Desa Lembobelala. Sejak menerima informasi mengenai warga yang hilang, tim pencari bergerak menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan korban.
Sekitar pukul 09.15 WITA, harapan itu akhirnya terjawab. Regu pencari menemukan Sigiole Honga di kawasan perkebunan masyarakat Desa Lembobelala, tepatnya di daerah Lintu Kolea.
Sigiole diketahui meninggalkan rumah pada Kamis, 24 September 2026, sekitar pukul 08.00 WITA. Saat ditemukan, kondisi tubuhnya sudah lemas akibat kelaparan. Namun, ia masih dalam keadaan sadar.
Tidak berhenti setelah menemukan korban, Bhabinkamtibmas bersama masyarakat kemudian bergantian menandu Sigiole keluar dari kawasan perkebunan menuju permukiman. Perjalanan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana polisi dan masyarakat dapat saling menguatkan ketika keselamatan seorang warga menjadi prioritas.
Setibanya di permukiman, Sigiole kemudian dibawa ke rumah Babinsa Desa Lembobelala. Kondisinya dinyatakan selamat dan sehat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak selalu tentang penegakan hukum. Di tengah masyarakat, polisi juga hadir untuk membantu, mencari, melindungi dan memastikan warga yang membutuhkan pertolongan dapat kembali dengan selamat.
Kerja bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat dalam pencarian tersebut menjadi contoh bahwa kepedulian sosial, gotong royong dan kehadiran aparat di tengah warga masih menjadi kekuatan penting dalam menjaga kemanusiaan.
Kapolsek Lembo dan Kapolres Morowali Utara turut mengapresiasi gerak cepat bersama masyarakat untuk kegiatan kemanusiaan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut

























































Saat ini belum ada komentar