Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Janda Dua Anak di Taende Bingung PKH Dicoret, Data Disebut Punya Mobil

Janda Dua Anak di Taende Bingung PKH Dicoret, Data Disebut Punya Mobil

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA – Seorang janda dengan dua orang anak di Desa Taende, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Merling Konduwes, mengaku bingung setelah namanya tiba-tiba dicoret dari daftar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada September 2026.

Merling yang selama ini menerima bantuan PKH sebesar Rp450 ribu per bulan, kaget setelah mengetahui dirinya tidak lagi terdaftar sebagai penerima. Penyebabnya disebut karena dalam input data terbaru, dirinya tercatat telah memiliki kendaraan roda empat atau mobil.

Namun, Merling membantah keras data tersebut. Ia mengaku tidak pernah memiliki mobil sebagaimana yang tercantum dalam data tersebut.

Kepada media ini, Jumat (11/9/2026), Merling mencurahkan keluh kesahnya. Sebagai seorang janda yang harus menghidupi dua orang anak, bantuan PKH selama ini sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Bagaimana mau ada oto pak, sedangkan saya ini hanya janda dengan 2 orang anak. Mau biayai hidup saja saya harus kerja keras,” ujarnya.

Merling mengatakan dirinya telah menerima PKH sejak tahun lalu. Namun, pada September 2026, statusnya tiba-tiba berubah setelah dalam data terbaru dirinya disebut memiliki kendaraan roda empat.

Ia pun mempertanyakan bagaimana data tersebut bisa muncul dan menjadi dasar pencoretan dirinya sebagai penerima bantuan.

“Sejak tahun lalu saya penerima PKH. Tiba-tiba bulan September ini datanya dirubah, disebut sudah punya mobil oleh dinas sosial,” ungkapnya.

Merling berharap persoalan tersebut dapat segera diklarifikasi dan datanya diperbaiki apabila memang terjadi kesalahan input atau pemutakhiran data.

Pasalnya, bagi dirinya yang hanya seorang janda dengan dua anak, kehilangan bantuan sebesar Rp450 ribu per bulan bukanlah perkara kecil.

Media ini telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Morowali Utara terkait perubahan data Merling Konduwes tersebut.

Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Sosial Morowali Utara belum berhasil dikonfirmasi.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less