Sering Terjadi Kecelakaan Jalan Berlubang, Warda Dg Mamala Sumbangkan Semen Perbaiki Jalan dalam Kota Kolonodale
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 99
- print Cetak

Foto: Warga gotong royong perbaiki jalan (Sumber foto: Yusri Ibrahim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA — Kepedulian terhadap kondisi infrastruktur lingkungan kembali ditunjukkan Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala, SE. Menggunakan dana pribadi, Warda menyumbangkan semen untuk membantu memperbaiki sejumlah titik jalan berlubang di dalam Kota Kolonodale, khususnya di ruas Jalan Poros Ganda-Ganda yang menjadi salah satu akses utama masyarakat. Sabtu (29/8/2026).
Kondisi jalan yang berlubang selama ini cukup menyulitkan pengguna jalan. Bahkan, sejumlah warga menyebut telah terjadi beberapa kecelakaan, akibat kondisi ruas jalan tersebut.
Sebelumnya, masyarakat sekitar berupaya mengatasi jalan berlubang dengan cara menutupnya menggunakan material timbunan. Namun, material tersebut kerap kembali terbawa air saat hujan sehingga lubang kembali muncul.

Melihat kondisi tersebut, dan menjadi keluhan warga, Warda Dg Mamala menyarankan agar sejumlah titik jalan yang rusak diperbaiki menggunakan semen agar lebih kuat dan tidak terus-menerus membutuhkan material timbunan.
Sumbangan semen tersebut langsung disambut antusias masyarakat. Warga sekitar secara gotong royong turun tangan melakukan pekerjaan perbaikan di beberapa titik jalan yang berlubang.
Tokoh masyarakat, Yusri Ibrahim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Warda Dg Mamala atas kepeduliannya terhadap kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Menurut Yusri, bantuan tersebut bukan hanya soal material semen, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian yang mendorong masyarakat untuk bersama-sama memperbaiki fasilitas yang digunakan setiap hari.
“Terima kasih kepada Ibu Hj. Warda Dg Mamala yang sudah membantu semen dengan dana pribadi. Masyarakat sangat senang dan langsung bekerja secara gotong royong memperbaiki jalan,” ujar Yusri. (30/8).
Antusiasme warga juga terlihat dari berbagai apresiasi dan ucapan terima kasih yang disampaikan masyarakat melalui media sosial.
Bagi warga, perhatian terhadap persoalan sederhana yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan sehari-hari seperti jalan berlubang memiliki arti penting. Apalagi Jalan Poros Ganda-Ganda merupakan akses utama yang setiap hari dilalui masyarakat.
Perbaikan secara swadaya ini sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi kekuatan ketika pemerintah, tokoh masyarakat dan warga saling bersinergi.
Dari semen yang disumbangkan, tumbuh semangat gotong royong. Dari jalan yang diperbaiki, lahir harapan agar akses masyarakat di Kota Kolonodale semakin aman dan nyaman.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar