Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Komisi III DPRD Morut Akan Koordinasi Terkait Insiden Kecelakaan di Jetty PT. UKK

Komisi III DPRD Morut Akan Koordinasi Terkait Insiden Kecelakaan di Jetty PT. UKK

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI UTARA – Komisi III DPRD Kabupaten Morowali Utara akan berkoordinasi dengan manajemen PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK) menyusul insiden meninggalnya seorang karyawan perusahaan yang diduga terjatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda.

Ketua Komisi III DPRD Morowali Utara, Helen, SE, mengatakan hingga Kamis (6/8), pihaknya belum menerima laporan atau informasi resmi dari perusahaan terkait kronologi maupun penyebab insiden tersebut.

“Info resmi yang kami terima dari perusahaan belum ada, karena dua hari ini semua fokus melakukan pencarian. Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan,” ujar Helen.

Ia menjelaskan, informasi yang diperoleh DPRD sejauh ini masih berasal dari pemberitaan media. Karena itu, Komisi III belum dapat memberikan kesimpulan sebelum menerima penjelasan resmi dari pihak perusahaan.

Helen juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Supriadi (31), karyawan PT UKK yang ditemukan meninggal dunia setelah dua hari dilakukan pencarian.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa ini. Sekali lagi kami belum menerima informasi resmi dari perusahaan,” tegasnya.

Sebelumnya, Supriadi dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari tongkang di kawasan Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda pada Selasa (4/8) pagi saat menjalankan tugas.

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (5/8) sekitar pukul 11.30 WITA oleh tim penyelam BASARNAS, sekitar 20 meter dari titik lokasi korban diduga terjatuh.

Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari BASARNAS, BPBD Morowali Utara, TNI, Polri, PT UKK, serta masyarakat setempat.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.
Peristiwa ini turut menjadi perhatian publik terhadap penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan operasional perusahaan. Komisi III DPRD Morowali Utara berencana meminta penjelasan langsung dari PT UKK mengenai kronologi kejadian, prosedur keselamatan kerja yang diterapkan, serta langkah-langkah yang akan dilakukan perusahaan pascainsiden.

Hingga berita ini diterbitkan, PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK) belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less