Usai Mundur dari PKB Morut, Bagaimana Kabar Pemilik Senyum Manis Ini?
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
- visibility 27
- print Cetak

Foto: Clara Ameliawaty Sobirin (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT – Nama Clara Ameliawaty Sobirin, atau yang lebih akrab disapa Clara, sempat mencuri perhatian publik pada ajang Pileg 2024 lalu. Putri dari Kepala Desa Lembontonara, Mohamad Sobirin, ini tampil sebagai salah satu figur muda yang mampu menunjukkan daya tarik politiknya di daerah pemilihan (dapil) 3.
Pada kontestasi tersebut, Clara yang maju sebagai calon legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berhasil meraih 603 suara, bahkan mengungguli petahana di dapil dan partai yang sama. Perolehan suara itu menjadikannya sebagai caleg dengan suara terbanyak dari PKB di dapil tersebut.
Namun sayang, keberuntungan belum berpihak. PKB harus kehilangan kursi di dapil 3 sehingga langkah Clara menuju kursi legislatif terhenti di tengah jalan.
Lalu bagaimana kabar sosok gadis pemilik senyum manis itu sekarang?
Dalam perbincangan singkat dengan media ini, Minggu (15/3/2026), Clara mengungkapkan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari PKB sejak tahun lalu.
Keputusan tersebut diambil karena ia mengikuti proses seleksi CPNS, yang mensyaratkan peserta untuk tidak terlibat dalam partai politik.
Kini, hari-hari Clara lebih banyak dihabiskan untuk membantu dan mengembangkan usaha keluarga di Desa Lembontonara, yakni penginapan serta rumah makan yang dikelolanya bersama keluarga.
Meski sempat mencicipi dinamika politik dan meraih dukungan yang cukup besar dari masyarakat, Clara mengaku belum ingin berbicara banyak soal kemungkinan kembali ke dunia politik.
Ia bahkan mengungkapkan sempat mendapat tawaran dari dua partai politik untuk bergabung, namun hingga kini belum mengambil keputusan.
“Sempat ditawari dua partai, PKS dan PAN. Tapi saya belum bisa komentar soal politik. Saat ini saya fokus urus penginapan dan rumah makan,” ujarnya dengan ramah.
Clara sendiri merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Tadulako, sebuah latar belakang pendidikan yang dinilai banyak pihak menjadi modal kuat jika suatu saat ia kembali menapaki dunia politik.
Dengan usia yang masih muda, pengalaman bertarung di pemilu, serta basis dukungan yang pernah ia kumpulkan, Clara tetap menjadi salah satu figur muda yang diperhitungkan dalam peta politik lokal Morowali Utara.
Untuk saat ini, Clara memilih menjalani hari-harinya dengan tenang—mengelola usaha keluarga, sambil membiarkan waktu menentukan arah langkahnya ke depan.
Namun satu hal yang pasti, namanya masih kerap disebut sebagai salah satu wajah muda yang berpotensi kembali meramaikan panggung politik daerah di masa mendatang.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar