Askab PSSI Morut Cetak 30 Wasit Berlisensi C-3
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
- visibility 24
- print Cetak

Ket: Wasit PSSI Morut (Sumber: Dokumentasi Askab PSSI Morut)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MOROWALI UTARA — ASKAB PSSI Morowali Utara resmi menutup kegiatan Kursus Wasit C-3 Tahun 2025, sebuah program pengembangan SDM perwasitan yang digelar untuk menjawab kebutuhan wasit lokal di berbagai event sepakbola tingkat kecamatan.
Kegiatan penutupan dihadiri langsung oleh Ketua ASKAB PSSI Morut, Arief Ibrahim, bersama Wakil Ketua Usman Jaelany dan jajaran pengurus ASKAB. Bupati Morowali Utara, turut hadir menutup kegiatan tersebut bersama pimpinan dan anggota DPRD Morut, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program pembinaan sepakbola daerah.
Dalam kesempatan itu, ASKAB PSSI Morut juga menyampaikan apresiasi kepada para instruktur dari Pusat PSSI dan perwakilan ASPROV PSSI Sulawesi Tengah yang telah meluangkan waktu terlibat dalam pelatihan.
Dalam sambutannya, Ketua ASKAB PSSI Morut, Arief Ibrahim, menekankan pentingnya integritas dan pengabdian dalam profesi wasit.
“Jangan sampai eksistensi mengalahkan esensi,” tegas Arief.
Ia menuturkan, para peserta telah mengikuti kursus secara gratis dan mendapatkan ilmu serta lisensi resmi. Namun esensi utama setelah menerima lisensi tersebut adalah bagaimana para wasit mampu menjawab kebutuhan daerah, terutama krisis wasit lokal yang kerap menjadi persoalan dalam setiap event sepakbola kecamatan.
“Gunakan ilmu dan lisensi ini sebaik-baiknya. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain,” ujarnya.
Arief juga mengungkapkan bahwa saat ini Morowali Utara sudah memiliki 30 wasit lokal berlisensi C-3 yang siap memimpin pertandingan sepakbola di tingkat kabupaten. Selain sebagai bentuk pengabdian, lisensi tersebut juga dapat meningkatkan penghasilan wasit, karena panitia pertandingan akan membayar honorarium sesuai standar resmi.
“Ada 30 wasit lokal di Morowali Utara yang sudah berlisensi C-3. Mereka bisa memimpin pertandingan di skala kabupaten. Pelatihan ini kita buat gratis,” jelas Arief.
Kegiatan kursus ini menggunakan anggaran dari ASKAB PSSI Morut, ditambah dukungan Pemerintah Daerah Morowali Utara serta sejumlah sponsor.
Dengan bertambahnya jumlah wasit berlisensi, ASKAB PSSI Morut optimistis kompetisi sepakbola daerah akan semakin berkualitas, tertib, dan berstandar resmi.
- Penulis: Redaksi Beritamorut
























































Saat ini belum ada komentar