Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Morut » Tidak Hadirnya Satpol PP Morut Saat Penyegelan SDN Ganda-Ganda Bisa Jadi Evaluasi

Tidak Hadirnya Satpol PP Morut Saat Penyegelan SDN Ganda-Ganda Bisa Jadi Evaluasi

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MORUT- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sejatinya memegang peran vital dalam menjaga ketertiban umum, menegakkan Peraturan Daerah (Perda), serta melindungi aset milik pemerintah. Namun, fungsi itu tampaknya belum dijalankan secara maksimal oleh Satpol PP Kabupaten Morowali Utara (Morut).

Kasus penyegelan SDN Ganda-Ganda oleh ahli waris lahan pada 28 Oktober 2025 menjadi contoh nyata lemahnya respon SatpolPP sebagai penegak Perda.
Dalam peristiwa itu, berbagai pihak turun langsung untuk melakukan mediasi mulai dari anggota DPRD Morut, Kadis Pendidikan, Bidang Aset Daerah, Camat Petasia, Kapolsek Petasia, hingga Babinsa. Ironisnya, pihak yang seharusnya paling bertanggung jawab dalam pengamanan dan pengawalan aset daerah, yakni Satpol PP Morut, justru tak tampak di lokasi.

Ketiadaan Satpol PP dalam momentum penting seperti ini menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen dan kesiapsiagaan OPD tersebut. Padahal, salah satu tugas utama Satpol PP adalah mengamankan dan menertibkan aset milik pemerintah daerah dari potensi gangguan atau penguasaan pihak lain.

Lemahnya respon terhadap isu-isu strategis seperti ini bisa menjadi bahan evaluasi penting bagi Bupati Morowali Utara, mengingat publik kini mulai menyoroti efektivitas kinerja beberapa perangkat daerah.

Terlebih, isu pergeseran pejabat dikabarkan akan dilakukan usai pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur.

Jika benar terjadi, publik tentu berharap evaluasi tersebut tak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum pembenahan menyeluruh terhadap kinerja aparatur, termasuk Satpol PP yang diharapkan bisa kembali pada jati dirinya penegak Perda dan penjaga martabat aset daerah.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less