PT. Timur Perkasa Mineralindo Resmi Pecat Epy Beri Cs
- account_circle Redaksi Beritamorut
- calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
- visibility 20
- print Cetak

Foto: Wilayah Aktivitas PT. TPM (IST)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MORUT- PT. Timur Perkasa Mineralindo (TPM), pecat Epy Bery Cs pasca keributan yang terjadi antara warga Keuno dan Bimorjaya (Masara) pada Sabtu, 19 juli 2025.
Hal ini sebagai bentuk ketegasan dan respon perusahaan, yang juga mengecam aksi tersebut.
Humas PT. TPM, Marwan Padati, menegaskan bahwa, para pelaku yang berstatus karyawan PT. TPM telah dipecat.
“Para tersangka sudah dikeluarkan surat pemecatan sejak ditetapkan jadi tersangka. Cuma karna saat ini sudah tutup kantor, nanti kita berikan bukti surat pemecatannya,”ujar Marwan (2/8)
Kasus keributan di Petasia Timur ini menyebabkan 4 orang warga terluka hingga ada yang harus di operasi.
Sementara polisi mengamankan total 12 orang tersangka. Kasus ini adalah kriminal murni dan semua pihak termasuk perusahaan sangat mendorong proses hukum yang tegas.
Sementara PT. TPM secara keseluruhan telah menghentikan aktivitasnya, pada hari ini ada aktivitas tetapi pada jam 9 pagi dihentikan oleh Humas karna kekhawatiran.
Berhentinya aktivitas perusahaan, juga menjadi keluhan sejumlah pekerja yang harus istirahat, sementara biaya hidup mereka sangat sulit. Pemerintah dan DPRD Morut diharapkan menyikapi hal tersebut.
Anggota DPRD Morut, Arman Purnama Marunduh, yang juga salah satu tokoh Mori menghimbau warga untuk menahan diri.
“Proses hukum tengah berjalan, kita juga tidak mentolerir tindakan para pelaku. Saya berharap kita jangan menganggu Khamtibmas di Petasia Timur. Tindakan ini adalah kriminal murni. Dan DPRD Morut akan memanggil perusahaan tersebut,”ujar Arman Marunduh.
Sementara penyerahan bantuan untuk korban, yang telah diterima oleh perwakilan keluarga Arman Purnama Marunduh akan diserahkan besok serta di dokumentasikan.
- Penulis: Redaksi Beritamorut






































Saat ini belum ada komentar