Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Apa Kabar Bung Jeff saat ini?

Apa Kabar Bung Jeff saat ini?

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Morowali Utara, —Sabtu malam yang tenang menyambut langkah media ini kala mencoba menyapa seorang putra daerah yang namanya pernah menggema di panggung Pilkada Morowali Utara (Morut). Jeffisa Putra. A, atau yang akrab disapa Bung Jeff. (31/5)

Pasca kegagalan di Pilkada 2024, Bung Jeff tak lantas surut, apalagi tenggelam dalam kecewa. Ia tetap bergelut di dunia yang sudah lama ia kenal, dunia pertambangan, meski kali ini tak lagi di tanah Morut yang sempat ia perjuangkan.

“Masih pertambangan, tapi bukan di Morut lah,” tulis Bung Jeff singkat namun sarat makna, seolah ingin berkata: medan boleh berganti, tapi semangat tetap menyala.

Tentang arah politiknya ke depan, Bung Jeff memilih untuk tak terburu-buru. Ia memilih mengamati, menanti waktu, membaca langit dan angin konstelasi.

“Kita memantau saja dulu melihat konstalasi, saya tidak mau gegabah mengambil keputusan, langkah mana yang mau diambil 2029. Apa kalau saya bilang maju, saya pasti maju,” ujarnya penuh tekad.

Tahun 2029, katanya, masih terbuka dengan banyak pintu. Bisa kembali ke jalur Pilkada, bisa pula menapaki panggung nasional sebagai calon DPR RI atau DPD RI. Semuanya mungkin, selama keyakinan dan panggilan hati bersatu dalam satu tujuan.

Kepada kekalahan di Pilkada Morut, Bung Jeff tak menyematkan luka. Ia menyebutnya sebagai bagian dari rencana Tuhan. Jalan jatuh yang justru mengajarkan cara naik lebih cepat.

“Hidup ini sudah diatur Tuhan… terkadang untuk memanjat kita butuh jatuh, untuk tahu caranya bagaimana sampai di pucuk lebih cepat,” tuturnya, dengan nada seorang pejuang yang belum usai perjuangannya.

Dalam keheningan pasca-pesta demokrasi, Bung Jeff memilih tetap melangkah. Pelan, pasti, dan penuh perhitungan. Ia bukan mereka yang berhenti saat kalah. Ia adalah mereka yang jatuh hanya untuk meloncat lebih tinggi.

Dan mungkin, di 2029 nanti, namanya kembali bergema, bukan sebagai bayang-bayang masa lalu, tapi sebagai cahaya harapan yang baru.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less