Breaking News :
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Terobos Banjir Jalur Bungku–Kendari, Ambulans Rujukan Nyaris Terseret Arus

Terobos Banjir Jalur Bungku–Kendari, Ambulans Rujukan Nyaris Terseret Arus

  • account_circle Redaksi Beritamorut
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 10
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOROWALI- Banjir yang melanda jalur penghubung Bungku – Kendari pada Minggu (10/5) memicu drama penyelamatan yang menegangkan di wilayah Desa Langkikima wilayah Sulawesi Tenggara.

Sejumlah titik ruas jalan terendam air dengan arus deras, membuat perjalanan darurat menjadi sangat berisiko.

Dua ambulans rujukan milik tim kemanusiaan terjebak di tengah banjir saat membawa pasien dari arah Morowali menuju Kendari.

Kendaraan yang berasal dari RSUD Morowali itu tetap berusaha menembus derasnya air demi keselamatan pasien di dalamnya.

Menurut keterangan tim Relawan Ambulans Sulteng, sopir ambulans sempat memaksakan menyeberang karena kondisi pasien yang membutuhkan penanganan cepat. Namun derasnya arus membuat kendaraan hampir terseret.

“Sopir memaksa menyeberang dan hampir terseret arus,” ujar relawan ambulans Sulteng.

Situasi dramatis itu sontak menggerakkan warga sekitar dan para pengendara yang melintas. Tanpa menunggu lama, mereka bergotong royong mengevakuasi pasien dari dalam ambulans, menembus hujan dan arus air demi memastikan keselamatan nyawa yang dibawa kendaraan darurat tersebut.

Aksi spontan masyarakat ini menjadi bukti kuat bahwa solidaritas masih menjadi kekuatan utama di tengah bencana. Di tengah keterbatasan dan risiko, para relawan, sopir ambulans, serta warga bahu-membahu memastikan pasien tetap selamat dan perjalanan kemanusiaan tidak terhenti.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di balik banjir yang melumpuhkan akses jalan, ada perjuangan tanpa pamrih dari para pejuang kemanusiaan yang terus bergerak, melawan arus, menembus risiko, demi menyelamatkan sesama.

  • Penulis: Redaksi Beritamorut

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less