BERITA MORUT

Plh.Bupati Morut Tinjau Posko Siaga Di Perbatasan

Penanganan Covid- 19, Plh.Bupati Morut Tinjau Posko Siaga Di Perbatasan Kabupaten Morut – Poso, dan Jalur Penghubung Provinsi Sulteng – Sulsel

BERITAMORUT COM- Upaya penanganan Corona Virus Disease Nineteen (Covid- 19) di Kabupaten Morowali Utara Provinsi Sulawesi Tengah, Plh.Bupati Morowali Utara Moh. Asrar Abd. Samad tinjau Posko Siaga Perbatasan Kabupaten Poso dan Kabupaten Morowali Utara di Desa Tiwaa Kecamatan Mori Utara, desa Saemba Kecamatan Mori Atas dan Jalur Penghubung batas wilayah Sulawesi Tengah – Sulawesi Selatan di desa Dolupo Karya Kecamatan Lemboraya, Selasa (14/4/2020).

Plh. Bupati Morut didampingi Kapolres Morut AKBP. Bagus Setiawan, SH, SIK, MH, Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Viktor, A. Tamehi, Staf alhi Bupati Bidang Hukum dan Politik Jibrai Abd. Kadir, Kepala Dinas Sosial Yospit Labangara, Kepala Dinas Perhubungan Ferry Ferdinan Boho, Kasat Pol.PP & Damkar Buharman Lambuli, Sekretaris Dinas Kesehatan Adi Purwanto, Kasat Lantas AKP. N. Rakka, SH dan Kasat Bimas Res Morowali Utara AKP. Basri Pakaya, Camat Mori Utara, Camat Mori Atas, Camat Lembo, Camat Lemboraya, dan yang tergabung dalam Tim Gugus Penaganan Covid- 19 Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara serta didampingi Kapolsek Mori Atas, Kapolsek Lembo dan Anggota DPRD Morut Epafras Sambongi, SH dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Pada kesempatan itu Plh.Bupati Morut berbincang bincang dengan Tim penanggungjawab PD serta Tim lain Posko Siaga perbatasan, dengan harapan untuk mendegarkan masukan dan komentar dari masing masing posko siaga.

Plh.Bupati juga menyarankan agar Tim Medis selalu Stand by di tempat mulai pukul 07.00-17.00 untuk mengukur suhu badan sopir maupun penumpang. “jangan sampai tidak berada ditempat, karena Posko di wilayah perbatasan merupakan tempat menumpuknya manusia”
Saat berkumpulnya kendaraan baik roda dua maupun roda empat menunggu jalur perbatasan dibuka, terlihat kendaraan sampai mengular antrian menumpuk, sehingga ditakutkan jika tenaga Medis tidak ada ditempat itu dengan banyaknya penumpang dan jika tidak melewati pemeriksaan maka bisa jadi ada yang terkena Virus.

Kapolres Morut mengatakan agar bisa kerjasama dengan Babinkamtibmas di desa untuk mengatur jalur logistik yang akan melintas diperbatasan agar tidak tertahan.

Khusus perbatasan wilayah Desa Barati – Desa Saemba yang sudah beberapa hari ini ditutup total, setelah bernegosiasi antara Camat Mori Atas dan Camat Pamona Tenggara yg dihadiri Plh. Bupati dan Kapolres Morut maka jalur tersebut sudah dibuka kembali.

Jadwal buka tutup jalur perbatasan mulai pukul 07.00 – 17.00, untuk jalur penghubung perbatasan Provinsi Sulawesi Tengah – Sulawesi Selatan di desa Dolupo Karya dinyatakan aman dan tidak ada kendala, hanya saja tim medis kekurangan APD sehingga Plh.Bupati langsung memerintahkan sekretaris Dinas Kesehatan untuk mengirimkan bantuan APD dimaksud.

 

Hendly/Diskominfo Morowali Utara

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close