PALU – MDS Movement menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Sulawesi Tengah melalui aksi sosial nyata. Sebanyak 11 unit mobil ambulans disediakan dan ditempatkan dibeberapa kabupaten/kota di provinsi sulawesi tengah, sehingga warga yang membutuhkan layanan darurat kesehatan dapat segera terbantu tanpa harus terbebani biaya transportasi.
Program ini digagas oleh Dr. Mardiman Sane, SH., MH., sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, ambulans bukan sekadar kendaraan medis, melainkan sarana vital untuk menyelamatkan nyawa dalam situasi genting.
“Melalui program ini, kami berharap masyarakat di seluruh Sulawesi Tengah lebih mudah mendapatkan akses pelayanan ambulans. Tidak ada lagi alasan warga kesulitan mencari kendaraan ketika harus segera dirujuk ke fasilitas kesehatan. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menghadirkan solusi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Mardiman Sane.
Keberadaan ambulans ini akan difungsikan untuk berbagai kebutuhan darurat, mulai dari mengantar pasien ke rumah sakit, mendukung kegiatan sosial bidang kesehatan, hingga penanganan bencana. Mengingat Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah yang rawan bencana alam, ketersediaan armada ini diyakini sangat penting untuk mempercepat respon penanganan.
Langkah MDS Movement ini disambut baik oleh masyarakat dan juga pemerintah daerah. Sejumlah warga menilai, inisiatif tersebut benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat kecil. “Kami merasa sangat terbantu. Kadang-kadang kalau ada keluarga sakit mendadak, sulit mencari ambulans. Kehadiran layanan ini sangat bermanfaat,” ungkap masyarakat.
Sementara itu, pemerintah daerah juga memberikan apresiasi atas gerakan tersebut. Menurut salah satu pejabat kesehatan di Sulteng, inisiatif MDS Movement menjadi pelengkap dari program pemerintah, sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi sosial dapat membawa dampak besar bagi masyarakat.
Dengan hadirnya 11 unit ambulans yang tersebar merata di kabupaten/kota, diharapkan akses kesehatan di Sulawesi Tengah semakin mudah dijangkau dan mampu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang berada di pelosok daerah. (Redaksi)
Komentar