Empat Ambulans Keluarga Mamala Sangat Membantu Warga Morut

BERITA MORUT82 views

MORUT- Ditengah masih terbatasnya akses layanan kesehatan di sejumlah wilayah Kabupaten Morowali Utara, keluarga Mamala menunjukkan kepedulian nyata melalui penyediaan layanan ambulans gratis bagi masyarakat.

Muh. Fauzan Ari Nugraha, S.AP atau yang akrab disapa Fauzan Mamala menjadi salah satu sosok muda yang konsisten menghadirkan ambulans gratis dengan pelayanan cepat. Didukung empat orang sopir yang selalu siaga selama 24 jam, ambulans ini telah membantu banyak warga yang membutuhkan penanganan medis, rujukan ke rumah sakit, hingga pelayanan kemanusiaan tanpa dipungut biaya.

Kepedulian tersebut juga datang dari Ahmad Dg Mamala, S.Sos atau Haji Tonggong. Dua unit ambulans miliknya disiapkan untuk melayani masyarakat Kecamatan Soyojaya, terutama warga di wilayah dataran atas yang selama ini menghadapi tantangan akses menuju fasilitas kesehatan.

Semangat melayani juga diteruskan oleh Mukhlis Dg Mamala atau Haji Mus. Ambulans yang disediakannya telah beroperasi melayani masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Mori Atas dan Mori Utara. Layanan ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

Hingga kini, empat unit ambulans gratis yang dihadirkan keluarga Mamala menjadi bukti bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi melalui aksi nyata.

Dengan mengutamakan pelayanan kemanusiaan, keluarga Mamala berupaya memastikan masyarakat Morowali Utara memperoleh akses transportasi kesehatan yang cepat, aman, dan tanpa beban biaya.

Di tengah hadirnya layanan tersebut, tidak sedikit masyarakat yang memilih menggunakan ambulans keluarga Mamala, termasuk untuk pengantaran pasien maupun jenazah. Menurut penilaian sejumlah warga, layanan yang diberikan dinilai lebih mudah diakses karena tidak dipungut biaya, sehingga menjadi pilihan utama ketika membutuhkan pertolongan.

Kehadiran empat ambulans gratis dari keluarga Mamala memperlihatkan besarnya kebutuhan masyarakat akan layanan ambulans yang cepat, mudah diakses, dan terjangkau. Ke depan, diharapkan pemerintah dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan ambulans daerah, termasuk mengevaluasi mekanisme layanan dan biaya yang menjadi keluhan sebagian masyarakat, sehingga seluruh warga memiliki akses pelayanan kesehatan dan kemanusiaan yang semakin baik.

Bagi banyak warga, ambulans keluarga Mamala bukan sekadar kendaraan pengangkut pasien atau jenazah, melainkan simbol kepedulian, gotong royong, dan semangat membantu sesama. Di saat setiap menit sangat berharga, layanan ini hadir sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat Morowali Utara.

Komentar