Kejaksaan Kolonodale Optimis Tuntaskan Kasus Dugaan Minta Fee Orang Dekat Pejabat.

BERITA MORUT214 views

MORUT- Kejaksaan Kolonodale terus melakukan pemeriksaan, terkait dugaan minta fee salah satu oknum orang kepercayaan atau orang dekat pejabat daerah di Morowali Utara (Morut)

Kasus ini mencuat pada bulan Juni tahun 2023 lalu. Seorang rekanan yaitu direktur CV. Indora Guna Bangsa yang beralamat di Mamuju mengaku dimintai fee, rekanan yang merupakan pekerja proyek destinasi pariwisata pulau Bajo/Bukit Teletabis tahun anggaran 2022 dengan nilai kontrak Rp. 899.962.911 kesal karna pekerjaan ini menjadi temuan BPK.

Ia pun mengungkap peran oknum inisial S yang meminta fee. Bahkan ia mengungkap fee pertama yang diminta dengan janji proyek PMI ternyata tidak ada. Kemudiaan berikutnya adalah fee proyek teletabis di Dinas Pariwisata.

“Wallahualam dia bantu apa tidak Wallahualam, karna waktu saya sudah transfer dia bilang dua hari kemudian di umumkan tapi ternyata tidak, masih ada pemanggilan untuk perbaikan berkas. Tapi saya biarkan saja berjalan supaya bisa dilaksanakan secepatnya, karna sudah bulan 10,”ujar pengusaha yang berada di Makassar ini saat media menggali dugaan minta fee. (Bulan Juni 2023)

Transfer yang terjadi tahun 2022 dalam 4 kali transaksi pengiriman uang,

*25 Agustus 2022 sebesar 5 juta
*01 september 2022 sebesar 40 juta
*16 September 2022 sebesar 6 juta
*19 Oktober 2022 sebesar 10 juta

Total sekitar 61 juta berdasarkan bukti transfer. Dugaan permintaan fee ini pun menjadi perbincangan publik.

Kasus ini ramai jadi pembicaraan membuat kejaksaan pun memeriksa semua pihak. Namun sampai penghujung tahun 2023 penyedia mangkir dari panggilan kejaksaan Kolonodale.

Humas Kejaksaan Kolonodale yang dikonfirmasi media ini Kamis 21 Desember 2023 menyatakan terus melakukan upaya.

“ami sudah panggil semua pihak, tinggal penyedianya belum juga hadir sampai saat ini pak,” tulis Sakti.

Oknum yang meminta fee diketahui adalah bagian dari para relawan pekerja kemanusiaan di daerah. Sebelumnya juga adalah pengelolah salah satu media online yang meliputi kegiatan Pemda Morut.

Apakah kasus ini akan berhenti sampai disini, atau ada langkah hukum kejaksaan Kolonodale ke depan. Humas Kejaksaan Kolonodale optimis selesaikan kasus tersebut.

“Kami terus upayakan pak …Karna tinggal penyedia nya saja belum bisa hadir,” tulis Sakti

Dari informasi yang dihimpun media ini, oknum tersebut adalah kawan sekolah dari pejabat di Morut. Diduga hubungan tersebut yang dimanfaatkan untuk meminta fee proyek.

Komentar