Proyek Drainase Hampir 6 Miliar dalam Kota Kolonodale Dianggap Semrawut.

BERITA MORUT199 views

MORUT- Proyek Pembangunan Drainase dan trotoar ruas jalan Yos Sudarso, Jendral Sudirman, Dr. Sahardjo jalan tengah (Depan rujab ketua DPRD) dan jalan kuda laut. Yang bersumber dari APBD Kabupaten Morowali Utara tahun 2023 dengan nilai kontrak Rp. 5.973.983.700 pelaksana CV. Diah Zahrani dengan waktu pelaksanaan 118 hari kalender jadi sorotan.

Pekerjaan dalam kota Kolonodale ini dinilai asal jadi dan semrawut. Tidak memperhatikan sisa material yang ditumpuk.

Kritikan muncul dari salah satu tokoh di Morowali Utara Atha Mahmud yang menyebut pelaksana proyek tidak paham tata kerja proyek dalam kota.

“Yang kerja proyek ini kelihatan tidak biasa kerja proyek dalam kota karena cara kerjanya tidak terencana, mereka tidak pertimbangkan resiko kecelakaan akibat cara kerjanya yang semrawut, ada galian yang dibiarkan berhari-hari tidak segera diselesaikan,” tulis Atha Mahmud dalam WG BM

Anggota DPRD Morut Melky Tangkidi memanggil pengawas proyek tersebut.

“Tadi saya sudah panggil pengawasnya, soalnya lambat dorang kerja,” ungkap Kader Nasdem ini saat dikonfirmasi media (15/12)

Para pengguna jalan berulang kali mengeluhkan kondisi drainase yang mengeluarkan bau busuk karna tidak mengalir. Hingga tumpukan sisa material yang tidak langsung di buang.

Pihak Dinas PUPR Morut belum bisa kami konfirmasi sampai berita ini tayang. Pekerjaan tersebut sudah lewat dari kontrak kerja.

Komentar