Pelaksana Bantuan BKK Desa Tingkeao Surati Bupati, Setelah BPD Soroti Bantuan yang Tidak Sesuai.

BERITA MORUT1,690 views

MORUT- Pembagian bantuan keuangan khusus (BKK) Program Bupati Morowali Utara (Morut) di desa Tingkeao kacau, warga sudah pakai belanga untuk masak di tarik kembali. Dan belanga bekas dibagikan kepada kelompok.

Kronologis keributan dalam video yang beredar di Whatsapp grup di ceritakan oleh ketua BPD Tingkeao Andrew kepada media ini,

“Waktu pembentukan BKK kan ada pembentukan kelompok. Ada buat proposal, barang yang dibeli itu tidak sesuai dengan proposal. Barangnya itu tidak sesuai, misalnya dalam proposal 7 hanya dibeli 3. Barangnya yang harusnya besar yang dibeli kecil. Waktu ditanya kenapa tidak sesuai pelaksana kegiatan ini bilang dia minta uang suar lelahnya karna dia sudah capek buat proposal. Dan yang jadi menjadi pelaksana kegiatan itu yang jadi ketua kelompok adalah mantunya. Jadi barang lebih banyak mantunya,”ujar ketua BPD

Bahkan menurut BPD ibu yang menjadi pelaksana ini telah menyurat ke Bupati menyebut bahwa BPD merongrong kegiatan.

“Dan dia minta jatah. Misalnya begini pak dalam proposal yang di masukan APBD 7, yang di adakan 4,,,dari 4 ini dia minta jatahnya. Dan dia yang tentukan siapa-siapa yang dapat,” ujarnya

Persoalan ini sudah sampai ke PMD dan disebut salah prosedur. Namun baik pihak PMD dan inspektorat tidak menindak lanjuti persoalan ini.

Yang jadi aneh, masyarakat anggota kelompok yang protes karna barang yang dibelanjakan tidak sesuai. Barang-barang tersebut di tarik dan di bagikan ke kelompok baru yang dibentuk oleh pelaksana.

Sementara menurut warga kepala desa Tingkeao di nilai lepas tangan dalam persoalan ini. Bahkan saat coba dikonfirmasi media ini kades tidak menjawab.

BPD bahkan mendapat tekanan dari pihak pelaksana tersebut. Dalam video yang beredar pelaksana kegiatan BKK desa Tingkeao mencaci maki ketua BPD didepan warga.

“Ngana yang bikin malu saya binatang,” Makian pelaksana BKK desa Tingkeao dalam video yang beredar.

Komentar