oleh

Kepala Puskesmas Mayumba Enggan Buka Jumlah Dana Kapitasi Tahun 2023.

MORUT- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali Utara (Morut), Alno Berniat Sanampe, SKM, M.Kes tanggapi soal rusaknya alat pemeriksaan gigi di Puskesmas Mayumba yang di sorot media.

“Alat ini benar rusak. Dan sudah di usulkan ke kementerian Kesehatan sejak Juli 2023…Tetapi jika bisa di perbaiki, Puskesmas bisa gunakan dana kapitasi,” ungkap Kadis Kesehatan via telpon (2/10)

Tanggapan ini disampaikan setelah muncul keluhan warga yang berobat di Puskesmas Mayumba dan alat pemeriksaan gigi rusak.

“Tadi saya periksa gigi di puskesmas Mayumba, Puskesmas Mayumba punya dokter gigi, dokternya ramah dan memberikan edukasi dengan baik, drg Sargum namanya, tapi sangat disayangkan alat untuk memeriksa gigi pasien tidak berfungsi sama sekali. Padahal menurut dokter gigi asal Bali tersebut alat itu sangat baik kualitasnya. Tapi sejak ia bertugas disini tahun 2018 sudah tidak berfungsi,‚ÄĚungkap pasien yang enggan namanya di publikasi. (02/10)

Kepala Puskesmas Mayumba Else Kalembiro mengaku sudah mengusulkan pengadaan ini.

“Iya tapi sudah di usulkan pak ūüôŹ,” tulis Kapus Mayumba

Ketika di sarankan perbaikan menggunakan dana kapitasi sambil menunggu pengadaan dari pusat. Else Kalembiro mengaku masih banyak peruntukan dana Kapitasi.

“Ada tapi untuk tahun ini masih banyak yg harus kami benahi menggunakan dana kapitasi ūüôŹ,” tulis Else

Tetapi Kepala Puskesmas Mayumba ini enggan membuka berapa alokasi dana Kapitasi tahun 2023 yang di kelolah Puskesmas.

Penggunaan Dana Kapitasi diatur dalam Permenkes No. 6 tahun 2022 dimana penekanannya, penggunaan dana kapitasi sekurang-kurangnya 60% untuk pelayanan Kesehatan.

Penggunaan dana Kapitasi di Puskesmas perlu mendapat pengawasan dari aparat penegak hukum, terutama Kejaksaan Kolonodale.

Komentar

News Feed