oleh

Tak Ada Anggaran Tersedia. Journey Berjuang Ikut Pameran Promosikan Pariwisata Morowali Utara.

MORUT- Paket Wisata Teluk Tomori dan Paket Wisata perjalanan mengunjungi suku Wana jadi andalan dalam pameran ‘Central Celebes Travel Fair’ di Palu Grand Mal. Sabtu (10/6/2023)

Dinas Pariwisata (Dispar) Sulteng melibatkan 60 pelaku industri wisata mulai dari perhotelan, biro perjalanan, hingga maskapai dalam pameran demi wujudkan Bangga Berwisata di Indonesia.

Journeys dan Disparpora Morowali Utara ikut ambil bagian dalam promosi wisata di Sulteng khususnya Morowali Utara.

Salah satu faktor penting yang bisa menunjang kegiatan pariwisata adalah tersedianya Tour guide yang legal dan bersertifikat. Para pegiat pariwisata Morut yang tergabung di Journey mengungkapkan perjuangan mereka ikuti pameran kegiatan ini dengan menjalankan proposal, hingga kebutuhan akan pelatihan sertifikasi yang di perlukan.

“Kemarin kita jalan proposal om, di bantu pemda di sini dari Dispar Morut dan Kacabjari Morowali di Kolonodale. Untuk tour guide yang bersertifikat sebenarnya teman-teman Morut ada. Tetapi license itu berlaku 3 tahun harus di upgrade. Kalau saya upgrade mandiri. Biaya sertifikasi 2 juta-5 jutaan untuk sertifikasi minat khusus lainnya. Upgrade dikisaran 750 ribu-1 jutaan,”ungkap Aca salah satu tour guide (12/6)

Peran Tour Guide atau pemandu wisata ini menjadi penentu penting dalam promosi pariwisata di daerah.

Pelatihan pemandu wisata – Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran dan kontribusi penting dalam pembangunan perekonomian daerah. Kemajuan dan kesejahteraan ekonomi yang semakin tinggi telah menjadikan pariwisata sebagai bagian pokok dari kebutuhan atau gaya hidup manusia. Bahkan telah menggerakkan jutaan manusia untuk mengenal alam dan budaya ke belahan dunia lainnya.

Kadis Pariwisata Morut Gatot Susilo Eko Budiyanto mengungkapkan akan berupaya untuk mendorong anggaran pariwisata tahun 2024. Untuk kegiatan pameran kali ini mereka berinisiatif sendiri membantu tim Journey ikuti kegiatan.

“Makanya kami akan push di anggaran 2024 untuk sertifikasi baik untuk guide pariwisata seperti : Diving, jelajah alam/gunung, kayak/kano, dll
Untuk olahraga juga wajib untuk sertifikasi seperti : Wasit, juri, pelatih,” ungkap Gatot.

Sejumlah pengunjung ramai mampir di stand Dinas Pariwisata dan Stand Journey Morut dalam pameran ini. Bahkan berhasil kerjasama dengan travel perjalanan Pariwisata Morut. Tentu dukungan anggaran dari daerah untuk para pegiat Pariwisata ini perlu mendapat perhatiaan serius.

Komentar

News Feed