oleh

Dr. Mardiman Sane : “Putra Daerah Harus Bisa Berbuat”

Tangkapan layar saat Dr. Mardiman Sane jadi narasumber podcast Kabar 68

PALU- Dr. Mardiman Sane, SH.,MH jadi narasumber di acara Podcast kabar 68 yang di pandu oleh pimpinan Radar Sulteng grup sekaligus sebagai owner kabar68 H. Kamil Badrun. Minggu 27 November 2022.

Dalam perbincangan santai tersebut, H. Kamil Badrun mengulas soal latar belakang pengalaman Dr. Mardiman Dan yang mendasari keinginannya terjun ke Politik sebagai anak Daerah Morowali Utara,

“Saya betul asal Morowali Utara, tapi sejak tahun 2001 saya mengenyam pendidikan di Jakarta. Saya Dari S1 sampai S3 alhamdulillah,,puji Tuhan di Jakarta saya selesaikan. Keluarga besar orang tua masih di Morowali Utara tetapi saya sendiri tinggal di Jakarta, bolak-balik Morowali Utara,”ujar Mardiman Sane mengawali perkenalannya di Podcast Kabar68.

Dr. Mardiman Sane juga menegaskan bahwa anak daerah harus bisa berbuat,

“Kerinduan saya, putra daerah tidak boleh hanya jadi penonton. Putra daerah Harus bisa berbuat. Kita Harus berdaulat tidak sekedar retorika, tetapi betul-betul berdaulat dengan apa yang bisa kita kerjakan.

H. Kamil Badrun juga mengulas soal upaya apa saja yang akan dilakukan kedepan oleh Dr. Mardiman Sane, mengingat saat ini daerah Morowali Utara dan Morowali sebagai daerah Pertambangan, justru masih banyak masyarakat yang kesulitan secara ekonomi,

“Yang pertama untuk bisa memegang kendali, Harus mampu dulu. Terus terang saya melihat hal yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah pusat adalah meningkatkan kompetensi Sumber daya manusia. Ada satu yang menjadi kerisauan saya, Dari sisi teknis. Kemampuan mekanikal, kemampuan mengoperasikan, kemampuan membangun. Menurut saya harus ada upaya yang dilakukan oleh Pemerintah, tidak hanya sekedar memerintahkan para investor bangun smelter. Tetapi Menurut saya harus ada satu yang dilakukan yaitu alih tehnologi, mereka wajib untuk mengajari kita, mentransfer ilmu pengetahuan,” ujar Dr. Mardiman Sane

Menjelang akhir perbincangan dalam podcast kabar 68, Dr. Mardiman Sane menceritakan mengapa memilih terjun dalam politik,

“Kenapa saya terjun ke Politik. Ini tidak lepas Dari guru Politik saya yang namanya pak Anwar Hafid beliau mengajak saya, menginspirasi saya. Kemudian setelah saya bergabung di Partai Demokrat kami jalan di 13 kabupaten Kota memang tujuannya adalah penguatan Dan konsolidasi partai. Saya bersyukur juga Karna punya iktiar Politik saya bisa menginjakan Kaki di seluruh kabupaten Kota yang ada di Sulawesi Tengah. Dari 13 kabupaten Kota yang saya kunjungi kondisi masyarakat kita yang masih membutuhkan stimulus ekonomi. Hal-hal ini yang menginspirasi saya harus terjun ke Politik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa seorang yang di pilih menjadi wakil rakyat harus kritis memperjuangkan kepentingan rakyat

“Kalau saya nanti,,kalau saya melawan di pecat,,pecat saja. Kalau gara-gara saya kritis memperjuangkan Rakyat kemudian di recall yah ndak apa-apa…, ” tegas Dr. Mardiman Sane.

Dalam podcast yang ditayangkan melalui YouTube Graha kabar 68, Dr. Mardiman Sane yang tampil santai dengan menggunakan baju kaos hitam dengan tagline #MudaAdalahKekuatan menceritakan komitmennya jika terpilih sebagai wakil Rakyat Sulawesi Tengah dalam Pileg mendatang.

Dr. Mardiman Sane,.SH,.MH saat ini menjabat sebagai wakil ketua DPD Partai Demokrat propinsi Sulawesi Tengah sekaligus sebagai ketua Badan pemenangan Pemilu partai Demokrat Propinsi Sulawesi Tengah, adalah sosok politisi muda yang merupakan anak daerah asli Mori kabupaten Morowali Utara Dan berikhtiar untuk maju sebagai calon anggota DPR RI dalam Pileg 2024 nanti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed